Pemkab Bojonegoro Turunkan Stunting dengan Inovasi Makanan B2SA Berbahan Pangan Lokal

- Admin

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024 dengan tema “Sehat dan Bahagia dengan Pangan Lokal” yang berlangsung di Pendopo Malowopati Senin, (20/05/2024).

Dalam sambutan ketua pelaksana yang dalam hal ini diwakili oleh Moch Rudianto selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperta menyampaikan bahwa bahwa pada saat ini capaian Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi di Bojonegoro 85,9 % dari angka sempurna 100% dimana konsumsi masih didominasi beras, sedangkan konsumsi sayur dan buah masih kurang.

Lanjutnya, Tahun 2024 ini konsumsi beras 86 kg, per kapita per tahun naik menjadi 90 kg per kapita per tahun menjadi salah satu dasar kegiatan ini perlu dilaksanakan, imbuhnya, Beberapa tujuan lomba ini diantaranya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) untuk peningkatan kualitas hidup, Untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat utamanya ibu-ibu dalam memilih, menentukan, menyusun menu B2SA berbasis sumber daya lokal.

Baca Juga:  Mantan Kades Salahkan Bupati Lama Bojonegoro, Tukar Guling TKD Desa Ngampel Berpolemik

“Karena ibu adalah pilar di keluarga dalam menyajikan pangan di rumah tangga. Lomba Cipta Menu B2SA sudah rutin dilakukan setiap tahunnya, dengan peserta Tim Penggerak PKK dari 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro,” jelasnya.

Hal yang sama di sampaikan oleh Dian Adiyanti Adriyanto Istri Pj Bupati Bojonegoro Dalam sambutan selaku Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Bahwa untuk menjadi sehat, aktif dan produktif diperlukan asupan gizi yang beragam seimbang dan aman, untuk mengimplementasikan program B2SA tersebut utamanya mendorong ibu ibu sekalian semakin keatif dalam menyajikan hidangan di meja makan untuk anggota keluarga agar dijauhkan dari beragam penyakit, dengan memanfatkan pangan lokal yang ada di rumah tangga syukur lagi bisa dihasilkan dari pekarangan sendiri.

Baca Juga:  Ini 24 Rekomendasi Tim Banggar DPRD Bojonegoro Untuk Pemkab

“Meskipun tidak harus kenyang dengan nasi, tetapi tetap perlu diperhatikan kandungan dari makanan dengan modal yang tidak harus mahal tetapi lengkap nilai gizi, protein,vitaminnya sehingga angka stunting bisa diturunkan,” tuturnya.

Lanjutnya, diakhir sambutannya Ibu Pj Bupati yang gemar memasak dan berkebun tersebut menambahkan, semoga kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA dapat terus berlangsung setiap tahun nya, dan menciptakan kreasi-kreasi makanan yang lebih menarik dan pastinya lebih bernutrisi, bergizi untuk dikonsumsi, agar masyarakat Bojonegoro lebih produktif lagi sehingga kesejahteraannya akan meningkat, dan kedepannya kegiatan hari ini bisa bermanfaat untuk ibu-ibu dan TP PKK serta kadernya bisa menjadi role model tidak hanya untuk keluarga tetapi juga untuk masyarakat di lingkungannya.
“Menang itu bonus, yang terpenting kreatifitas ibu-ibu dan semangat dalam merawat keluarga tercinta”pungkasnya.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Bupati Terhadap Nota Penjelasan 3 Raperda

Setelah melalui penilaian yang ketat oleh 3 dewan juri yaitu Kristianingsih dari P4S, Eko Wahyu Santoso Excecutive Chef Aston Bojonegoro City Hotel dan Juri dari Dinas Kesehatan pemenang Lomba Cipta Menu B2SA Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024. Kecamatan Baureno berhasil meraih juara pertama, Kecamatan Trucuk sebagai juara kedua, dan Kecamatan Bubulan juara ketiga. Nantinya juara satu akan dikirimkan ke tingkat provinsi dalam lomba cipta menu dalam memperingati hari pangan sedunia.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru