Libatkan Tomas, Pemkab Pamekasan Akan Tekan Penderita Kusta

- Admin

Senin, 31 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan terus berusaha untuk menekan penderita kusta.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan bertemu tim Kementerian Kesehatan RI tentang Kegiatan Studi Pemberian Obat Pencegahan Kusta (Post Exopsure Prophylaxis Plus/PEP), Senin (31/5/2021).

Pertemuan yang bertempat di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan tersebut disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Achmad Marzuki.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan, Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya tim untuk menekan angka penderita kusta di daerahnya. Karena sampai saat ini mindset masyarakat tentang penyakit kusta kurang baik.

Baca Juga:  SLB Api Alam Pamekasan Lakukan Rutin Clas Meeting

“Ini program yang sangat baik sekali, pemkab akan berupaya mengumpulkan semua potensi mulai Dinkes, Camat, kades dan ulama, kita akan meminta dukungan ketika tim turun ke lapangan,” katanya.

Pihaknya akan menggandeng beberapa stake holder, termasuk ulama dan tokoh masyarakat agar bisa mengedukasi masyarakat dan penderita kusta secara khusus untuk rajin berobat. Sebab, penyakit kusta itu membutuhkan kesabaran dalam berobat.

“Kasihan, ketika tim dari Jakarta dan Jawa Timur turun kesini tanpa dukungan masyarakat dan penderita secara khsusus. Karena penderita itu terkadang tidak mau, setelah berobat satu dua kali selanjutnya males untuk berobat lagi,” tandasnya.

Baca Juga:  Bersama Sari Roti, SMSI Sumenep Bagi-bagi Takjil

Dia juga berharap, kepala, ulama dan tokoh masyarakat bisa mengedukasi masyarakat tentang penting mengobati penyakit kusta yang dideritanya. Sehingga jumlah penyakit menular tersebut bisa ditekan dengan maksimal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Achmad Marzuki mengungkapkan, Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu daerah yang memiliki angka penderita kusta relatif tinggi di Jawa Timur. Kondisi itu menandakan jika petugas rajin melakukan penelusuran kepada masyarakat.

“Tingginya angka penderita itu bukan berarti jelek, tetapi bisa saja petugasnya rajin bekerja. Tentu, kami berharap jumlah penderita kusta di Pamekasan terus menurun,” harapnya.

Baca Juga:  Program E-TLE Direncanakan Diterapkan Se-Jatim

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru