24 Peserta Oklik Ramaikan Festival Ramadhan Bojonegoro 2024, Begini komentar Pj Bupati

- Admin

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih lanjut, Kusnandaka menambahkan, Oklik ini merupakan warisan budaya tak benda di Kabupaten Bojonegoro. Maka, menjadi tanggung jawab semua untuk mengajarkan kepada generasi mendatang secara terus menerus. Semua pihak harus mempelajari, agar Oklik berkembang sebagai bagian budaya perilaku masyarakat setiap hari.

“Oklik harus mengikuti perkembangan zaman, itulah yang namanya kreativitas. Seluruhnya, baik kepada penonton maupun peserta, semoga agenda ini bisa menjadi tontonan yang bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto menyampaikan tujuan Lomba Oklik dalam Festival Ramadhan 2024 ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah. Juga sebagai pengungkit ekonomi berbasis seni budaya dengan kesenian asli lokal Bojonegoro.

Baca Juga:  Gelar Pawai Budaya Peringati HUT RI ke 78, Kades Banuaju Barat : Momentum Jaga Persatuan

“Seperti yang kita ketahui, Oklik ini adalah kesenian asli Bojonegoro yang sudah diakui sebagai hak kekayaan intelektual komunal, yang masuk dalam dua ketegori yaitu ekspresi budaya tradisional, yang kedua adalah pengetahuan tradisional. Maka mari kita lestarikan menjadi warisan budaya tak benda nasional,” tandasnya.

Lebih lanjut, Budiyanto menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini jumlah peserta sengaja dibatasi. Sebab pertimbangan keamanan dan kekhusyuan di Bulan Ramadhan. Maka peserta yang mengikuti lomba kali ini sebanyak 24 kelompok/regu.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru