Pagelaran wayang kulit dibawakan oleh Dalang Ki Tantut Susanto, dengan lakon Bima Krida. Danrem menyebut, lakon yang dipentaskan ini sarat dengan pesan moral dan ajaran kehidupan.
Dalam lakon Bimo Krido dikisahkan bahwa kata Krido artinya perbuatan atau tindakan. Mengandung makna berbuat atau bertindak kebaikan yang bermanfaat untuk Nusa dan Bangsa.
“Bagaimana Bimo Krido ini berbuat sesuatu yang baik, untuk menjadi pemersatu bangsa. Inilah lakon yang kita ambil, berbuat baik untuk menjaga persatuan dalam rangka menjaga kedaulatan bangsa,” lanjut Terry.
Selain menggelar wayang kulit, Korem 084/BJ dikatakannya, juga melaksanakan kegiatan kemanusiaan dalam rangka HUT ke-78 TNI. Seperti bakti sosial, bagi-bagi sembako hingga pengobatan massal.
“Memang kegiatan-kegiatan kita banyak ya, dimulai dengan upacara kemudian bagi-bagi sembako. Ya sebelum-sebelumnya memang ada banyak kegiatan,” jelasnya.
Penulis : Muji
Editor : Putri
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















