RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Maksimalkan Layanan UHC, Berobat Gratis dengan Bermodal KTP

- Admin

Selasa, 1 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep benar-benar memaksimalkan program pelayanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC).

Masyarakat Sumenep tidak perlu lagi gusar soal administrasi yang ribet untuk berobat ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK), masyarakat Sumenep langsung bisa berobat ke rumah sakit, dan semuanya gratis.

Pelayanan yang mudah ini sudah dirasakan oleh masalah Sumenep, salah satunya oleh Enggar, keluarga pasien asal Kecamatan Lenteng.

Baca Juga:  Babinsa Mayangrejo Bojonegoro Bersama Ibu-ibu PKK Sinergi Menjaga Balita dari Bahaya Stunting

“Alhamdulillah, keluarga saya mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik di RSUD Sumenep menggunakan program UHC,” ucap Enggar di sela menjenguk keluarganya yang sakit, Senin, 31 Juli 2023 kemarin.

Bahkan, meski tidak menunjukkan KTP, sudah bisa berobat, asalkan tahu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan ditunjukkan kepada petugas, langsung bisa, atau langsung membawa KK.

“Keluarga saya yang berobat di RSUD Sumenep ini kebetulan tak punya KTP karena hilang, tapi masih bisa mendapatkan pelayanan program UHC. Hanya tinggal menunjukkan KK atau NIK. Dan prosesnya sangat cepet,” imbuhnya.

Baca Juga:  Seorang Perempuan di Batuputih Sumenep Mengaku jadi korban Penganiayaan

Di lain waktu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati menegaskan bahwa masyarakat Sumenep bisa langsung berobat dengan menunjukkan KK atau KTP.

“Saya tekankan sekali lagi, berobat ke rumah sakit sekarang gratis. Silahkan warga cukup tunjukkan KTP atau KK,” tandasnya, Senin (31/07/2023).

Perempuan yang dijuluki Risma-nya Sumenep itu menambahkan, bahwa masyarakat selama ini masih banyak yang tidak tahu adanya UHC itu. Sehingga mereka berobat melalui jalur umum, dengan alasan tidak punya BPJS.

Namun, setelah diberi penjelasan bahwa semua masyarakat Kabupaten Sumenep saat ini, bisa berobat secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP atau KK, mereka langsung bergembira dan mengucapkan terima kasih.

Baca Juga:  Zona Merah Covid-19, Wakapolda Jatim Pimpin Penyemprotan Disinfektan

“Setelah diberi tahu bahwa mereka bisa gratis asalkan punya KK dan KTP, akhirnya mereka senang,” tuturnya.

dr. Erliyati menuturkan, sebenarnya pengobatannya tidak digratiskan, namun pembiayaannya ditanggung Pemkab Sumenep ke BPJS.

“Jadi, masyarakat tidak dipungut biaya sepeserpun, saat berobat ke RSUD Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru