PPP dan PDIP Kompak Dukung Bupati Bondowoso Bentuk Majelis Etik, Tindak ASN Nakal di Tubuh Pemerintahan

- Admin

Kamis, 19 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – PPP dan PDIP mendukung jika Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin membentuk majelis etik terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nakal di tubuh pemerintahan.

Sikap ini ditegaskan menanggapi isu bahwa ada pejabat tinggi di tubuh pemerintahan Kabupaten Bondowoso yang bermanuver tanpa seizin Bupati dan Wakil Bupati.

PDIP dan PPP merupakan dua parpol pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin dan H. Irwan Bachtiar Rahmat pada Pilkada 2018 lalu.

Demi menjaga marwah pemerintahan, maka kedua parpol ini bersikap tegas jika ada ASN, apalagi pejabat tinggi di Bondowoso yang bertindak melampaui kapasitasnya, maka harus ditindak tegas.

Baca Juga:  Bupati Bondowoso Larang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas

Jika sebelumnya PLH DPC PPP Kabupaten Bondowoso, Samsul Hadi setuju atas pembentukan majelis etik, maka kini giliran PDIP menyatakan nada yang sama.

Muncul informasi kuat bahwa ada oknum pejabat tinggi di Kabupaten Bondowoso mengambil kebijakan dan bertindak tanpa izin dari Bupati dan Wakil Bupati.

“Saya juga mendengar jika ada pejabat pemkab Bondowoso menjadi panitia seleksi di luar Kabupaten tanpa seizin Bupati,” kata Andi Hermanto, anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bondowoso kepada SUARABANGSA.co.id, Kamis (19/1/2023).

Ia menegaskan bahwa ASN yang diduga melakukan pelanggaran kode etik tidak boleh dibiarkan, supaya ‘penyakitnya’ tidak menular ke ASN lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Kembali Mendapat Penghargaan dari Menteri Keuangan

“Oleh karena itu, kami dari Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung jika kemudian Bupati membentuk majelis etik,” tutur Andi.
Ia menilai bahwa majelis etik ini akan menimbulkan efek jera terhadap para ASN nakal yang ogah tunduk terhadap pemimpinnya sendiri.

“Itu langkah yang bagus, karena dapat memberikan efek jera kepada ASN lain yang nakal,” katanya.

Andi juga mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk segera menindaklanjuti informasi tersebut, terlebih data panitia seleksi di seluruh Kabupaten sudah dikantongi oleh lembaga tersebut.

Baca Juga:  PMK Bikin Resah Pedagang Sapi, DPRD Bondowoso Beri Saran Kebijakan

“Bagi KASN sangat mudah untuk mengungkap kebenaran informasi itu. Dan jika itu benar, maka KASN harus segera memberikan rekomendasi kepada Bupati untuk segera bertindak,” harapnya.

Mengenai rujukan peraturan, Andi menyebutkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Kode Etik PNS.

“Kemudian PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” sebutnya.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru