Angka Stunting Nasional Ditarget Turun 14 Persen, Ini yang Dilakukan Komisi IX DPR RI di Bondowoso

- Admin

Sabtu, 16 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Angka Stunting atau kekurangan gizi kronis pada anak di tingkat Nasional masih terbilang tinggi yakni 24 persen.

Padahal, angka Stunting dikatakan normal di sebuah negara jika maksimal 20 persen saja.

Hal itu diutarakan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Anas Thahir saat melakukan edukasi tentang penurunan stunting di Bondowoso, Sabtu (16/7/2022).

“Tingkat stunting kita masih di angka 24 persen. Padahal seharusnya tidak boleh sebuah negara angka stunting di atas 20 persen,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polres Bondowoso dan TNI Bangun Jembatan Penghubung di Lokasi Banjir Ijen

Kendati demikian, dia mengapresiasi pemerintah dalam menekan laju stunting.

“Penekanan laju stunting ini sudah cukup berhasil, sebab sebelumnya 30 persen. Presiden menargetkan angka stunting di angka maksimal 14 persen tahun 2024 nanti,” sebut legislator PPP ini.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap seluruh pihak bekerjasama menekan angka stunting.

“Dimulai dari lingkup keluarga tentunya. Edukasi tentang stunting perlu digencarkan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso Anisatul Hamidah menyebut, angka stunting di Kabupaten Bondowoso masih 37 persen.
Ditargetkan pada 2024 bisa ditekan menjadi 21 persen.

Baca Juga:  Forkopimda Bondowoso Gelar Rakor Tim Kewaspadaan Dini Daerah, Ini Pesan Penting Bupati Salwa

Di Bondowoso pihaknya menggerakkan Tim Pendamping Keluarga.

“Kita dampingi, dari remaja. Sebab angka perkawinan anak di Bondowoso masih sangat tinggi, ” jelasnya.

Menurut Anis, salah satu faktor penyebab stunting diawali dari pernikahan dini.

“Dan budaya pernikahan dini di Bondowoso masih tinggi,” ulasnya.

Ia pernah menanyakan pada salah satu tokoh agama dengan perumpamaan bahwa anaknya masih SMP.

“Jika anaknya masih SMP, kemudian dilamar lelaki ganteng, punya sawah 20 hektar, mobil Pajero, apakah dikasih? Ternyata jawabannya dikasih. Nah ini salah satu contoh saja,” ucapnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Malang

Dinsos P3AKB pun menjabarkan bahwa ada tiga program unggulan bagaimana persoalan sosial bisa teratasi.

“Stop anak melahirkan anak, stop kemiskinan melahirkan kemiskinan dan stop kebodohan melahirkan kebodohan,” tegasnya. (awi)

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB