Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim di Pacitan, Bawang Merah Rp 25 Ribu Per Kilo

- Admin

Selasa, 8 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN, SUARABANGSA.co.id – Suasana pagi di Alun-Alun Kabupaten Pacitan lebih ramai dari biasanya. Warga sekitar kebanyakan ibu-ibu antusias menyerbu Pasar Pangan Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk memperoleh beragam kebutuhan pangan dengan harga murah. Bawang merah misalnya, bila di pasaran komoditi ini dijual seharga Rp 32.246 per kilogram, di tempat itu penyelenggara hanya menjual dengan harga Rp 25.000 per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, pemerintah sengaja menjual kebutuhan pangan dengan harga di bawah pasaran lantaran tujuannya untuk meningkatkan daya beli masyarakat paska kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga:  Disnakertrans Pamekasan Adakan Latihan Linting Rokok

“Kita hadir sebagai bagian dari program perlindungan sosial untuk meringankan beban masyarakat meningkatkan daya beli, mengendalikan inflasi daerah dan menstabilkan harga kebutuhan pokok paska kenaikan BBM,” ujar Hadi.

Selain bawang merah yang dijual dengan harga di bawah pasaran, beberapa kebutuhan pangan lain juga dijual dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas.

Berikut rinciannya,

Rekap stok dan harga Gelar Pasar Pangan Murah Berkualitas di alun2 Pacitan, Selasa, 8 Nov 2022
1. Bawang merah harga Rp. 25.000 per kilogram.
2. Bawang putih harga Rp. 18.000 per kilogram.
3. Cabai Rawit harga Rp. 6.000 per kilogram.
4. Cabai merah besar harga Rp. 6.000 per kilogram.
5. Gula pasir harga Rp. 12.500 per kilogram.
6. Minyak goreng Minyak Kita harga Rp. 12.500 per liter.
7. Beras medium harga Rp. 8.500 per kilogram.
8. Beras premium harga Rp. 11.500 per kilogram.
9. Tepung terigu harga Rp. 10.000 per kilogram.
10. Santan harga Rp. 2.500 per pack.
11. Margarin harga Rp. 500 per pack

Baca Juga:  Pemprov Jatim Klaim Sudah Atasi Kekeringan Dengan PAMSIMAS

Hadi lalu berharap kepada masyarakat agar memanfaatkan momen ini untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah.

“Karena Pasar Pangan Murah ini kan tidak selalu digelar, jadi momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutup dia.

Berita Terkait

Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru