Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim di Pacitan, Bawang Merah Rp 25 Ribu Per Kilo

PACITAN, SUARABANGSA.co.id – Suasana pagi di Alun-Alun Kabupaten Pacitan lebih ramai dari biasanya. Warga sekitar kebanyakan ibu-ibu antusias menyerbu Pasar Pangan Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk memperoleh beragam kebutuhan pangan dengan harga murah. Bawang merah misalnya, bila di pasaran komoditi ini dijual seharga Rp 32.246 per kilogram, di tempat itu penyelenggara hanya menjual dengan harga Rp 25.000 per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, pemerintah sengaja menjual kebutuhan pangan dengan harga di bawah pasaran lantaran tujuannya untuk meningkatkan daya beli masyarakat paska kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Desaign Busana Khas Motif Batik

“Kita hadir sebagai bagian dari program perlindungan sosial untuk meringankan beban masyarakat meningkatkan daya beli, mengendalikan inflasi daerah dan menstabilkan harga kebutuhan pokok paska kenaikan BBM,” ujar Hadi.

Selain bawang merah yang dijual dengan harga di bawah pasaran, beberapa kebutuhan pangan lain juga dijual dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas.

Berikut rinciannya,

Rekap stok dan harga Gelar Pasar Pangan Murah Berkualitas di alun2 Pacitan, Selasa, 8 Nov 2022
1. Bawang merah harga Rp. 25.000 per kilogram.
2. Bawang putih harga Rp. 18.000 per kilogram.
3. Cabai Rawit harga Rp. 6.000 per kilogram.
4. Cabai merah besar harga Rp. 6.000 per kilogram.
5. Gula pasir harga Rp. 12.500 per kilogram.
6. Minyak goreng Minyak Kita harga Rp. 12.500 per liter.
7. Beras medium harga Rp. 8.500 per kilogram.
8. Beras premium harga Rp. 11.500 per kilogram.
9. Tepung terigu harga Rp. 10.000 per kilogram.
10. Santan harga Rp. 2.500 per pack.
11. Margarin harga Rp. 500 per pack

Baca Juga:  Usai di Kota Madiun, Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim Sasar Pamekasan

Hadi lalu berharap kepada masyarakat agar memanfaatkan momen ini untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah.

“Karena Pasar Pangan Murah ini kan tidak selalu digelar, jadi momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutup dia.

Leave a Reply