Dapat Hibah Kapal Ikan, Pengasuh Miftahul Ulum: Ini Sangat Besar Manfaatnya Bagi Kami

- Admin

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.idBantuan dana hibah untuk kemajuan pendidikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tahun 2020 tidak hanya berupa pembangunan kelas sekolah.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng asuhan K. Nurus Zaman mendapat hibah berupa kapal penangkap ikan senilai Rp 1,5 miliar.

Bahkan, kini tersebut hanya tinggal menunggu izin operasional saja.

K. Nurus Zaman mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan itu. Sebab, ponpes yang dirinya asuh akan sangat merasakan manfaatnya.

“Pertama tentu kami bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pemprov Jatim, khususnya kepada Bu Khofifah atas bantuan yang telah diberikan. Ini sangat besar manfaatnya bagi kami,” ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga:  Korban Dari Ledakan Perahu di Sumenep Akhirnya Ditemukan

Ia menambahkan, pondok pesantren memang membutuhkan perhatian dari pemerintah agar bisa terus berkembang serta meningkatkan kualitas pengelolaan sehingga bisa menghasilkan santri-santri berdaya saing.

“Rencananya kapal ini nanti akan dikerjasamakan dengan penangkap ikan, pesantren tinggal menikmati bagi hasilnya,” ungkapnya.

K. Nurus menjelaskan pesantren Miftahul Ulum yang juga menaungi lembaga formal dari tingkat Raudhatul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) memang memiliki tim untuk usaha pesantren.

Tim dimaksud meliputi perikanan, perkebunan hingga peternakan. Namun, karena bantuan penangkap ikan spesifik ke kegiatan kelautan, maka tim perikanan pesantren yang akan mengelola secara profesional.

Baca Juga:  Hakim VS Bidan di Sumenep, Keduanya Dilarikan ke RSUD

“Hasil kerjasama dengan nelayan tesebut nanti masuk kas pesantren, selanjutnya dimanfaatkan untuk realisasi program-program pesantren,” tuturnya.

K. Nurus berharap, bantuan seperti yang pihaknya terima tidak berhenti di pesantren Miftahul Ulum saja. Pesantren lain di pelosok-pelosok desa di Madura ke depan juga bisa mendapatkan perhatian dan giliran.

“Harapannya program ini bisa terus dilanjutkan. Jika perlu, pesantren lain juga mendapatkan giliran (dapat hibah) supaya juga punya kesempatan untuk berkembang dan mandiri,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB