Dituding tak Transparan dan Sarat Nepotisme dalam Proses Rekrutmen Panwascam, Bawaslu Sampang Bungkam

- Admin

Jumat, 21 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Sejumlah pihak meragukan integritas dan profesionalitas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sebagai pengawas pemilu.

Pasalnya, dalam proses seleksi calon panitia pengawas pemilu (panwaslu) Kecamatan yang berbasis Computer Assisted Test (CAT) beberapa hari lalu banyak kejanggalan.

Selain itu, pengumuman hasil tes tersebut juga menuai sejumlah pertanyaan. Sebab, pengumuman kelulusan itu hanya mencantumkan nama dan alamat peserta, tanpa dibarengi dengan perolehan hasil nilai.

Dugaan ini bisa berakibat pelaksanaan Pemilu di bumi Bahari berpotensi tidak akan berkualitas, karena proses pengawasan tidak maksimal. Sebab rekrutmen tidak dilakukan secara natural.

Baca Juga:  Dinas Sosial Kabupaten Sampang Bantah Nenek Buwat Tak Dapat Bantuan

Salah seorang peserta CAT yang enggan namanya disebut menyayangkan sikap Bawaslu Sampang yang kurang profesional. Harusnya, kata dia, nilai hasil CAT para peserta di publikasikan, agar dapat melihat perbandingan nilai antar sesama peserta dan tidak muncul kecurigaan terkait proses seleksi.

“Jika memang itu murni lolos tanpa permainan, maka saya minta kepada komisioner untuk mempublis nilai ujian CAT tersebut, kalau caranya seperti ini buat apa digunakan sistem CAT,” kata dia, pada kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (21/10/2022).

Menurutnya, bahwa sistem computer assisted test ini jangan dijadikan dasar legitimasi jika proses rekrutment sudah di anggap valid dan sudah di anggap berdasar hukum prosedural korektif.

Baca Juga:  Jangan Panik Tetap Waspada, Inilah Peta Sebaran Covid-19 di Sampang

“Patut diduga ada upaya-upaya dan indikator-indikator lain sehingga hasil akhirnya tidak fair, terkesan tidak profesional. Jadi bagaimana bisa dipercaya,” tegasnya memungkasi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang Hj Insiyatun saat dikonfirmasi terkait hal itu melalui nomor telephone selulernya pada Kamis (20/10/2022) tidak diangkat.

Namun dalam pesan singkatnya membalas dengan mengirim nomor ponsel dan mengarahkan kepada Ketua Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan, Luddin.

Sedangkan Luddin beberapa kali dihubungi via nomor telephone selulernya juga tidak diangkat. Media online ini mengkonfirmasi secara tertulis melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp miliknya, namun tidak memberikan tanggapan dan terkesan bungkam.

Baca Juga:  Provinsi Jawa Timur Duduki Peringkat Pertama Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19

Sebelumnya, dalam konfirmasi tertulis yang disampaikan melalui pesan WhatsApp tersebut, kontributor suarabangsa.co.id telah memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud konfirmasi dan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru