Gagal Gondol Inventaris Sekolah, Pria di Bondowoso Ini Malah Dibekuk Polisi

- Admin

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Aksi Mulyadi warga Dusun Andung Oloh Desa Andungsari Kecamatan Pakem Bondowoso, harus berakhir di jeruji besi Mapolres Bondowoso.

Pasalnya, ia bersama dengan 2 temannya yang saat ini menjadi DPO (Daftar Pencurian Orang) hendak melakukan aksi pencurian di SMP N 2 Pakem namun gagal dikarenakan keburu kepergok pihak penjaga sekolah.

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP. Agus Purnomo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku, dimana pelaku berupaya melakukan pencurian terhadap inventaris milik SMP Negeri 1 Pakem namun kepergok penjaga sekolah.

Baca Juga:  Viral Dana Tabungan Milik Nasabah Raib, Kepala BCA Cabang Sampang Ngaku Masih Lakukan Investigasi

“Benar pelaku bersama dengan dua temannya berniat menggondol barang-barang milik sekolah SMP N 2 Pakem, namun gagal, karena kepergok penjaga sekolah, ia yang berada dalam ruang laboratorium berhasil di bekuk penjaga, sedangkan 2 temannya melarikan diri,” ujar Kasatreskrim.

Meski pelaku gagal membawa barang curian, namun tindakan pelaku dengan merusak pintu ruang laboratorium dengan menggunakan 1 parang dan 1 linggis, sudah cukup sebagai bukti untuk menjerat pelaku yang melakukan tindak pidana.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan kami lakukan pemeriksaan dan pengembangan, karena dari cara pelaku masuk ke dalam ruang kelas, tidak menutup kemungkinan pelaku juga menjalankan aksi ditempat lain,” beber Kasat Resktim.

Baca Juga:  Inkonsistensi, Kebijakan Satgas Covid-19 Sampang Bikin Bingung

Sedangkan dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 buah parang milik pelaku, serta sepeda motor Yamaha Jupiter MX sebagai sarana pelaku dalam menjalankan aksinya.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP, ancamannya 7 tahun penjara,” pungkas Kasatreskrim. (*)

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Lirik Lagu ‘Derita’ Rhoma Irama yang Dipopulerkan Kebambali oleh Valen DA7
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB