Bupati Sumenep Janji Tindak Lanjuti Penolakan Kenaikan BBM Dengan Mempersiapkan Skema Subsidi

- Admin

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ratusan Aktivis PMII Sumenep melakukan aksi demonstrasi penolakan naiknya Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kantor bupati dan DPRD setempat (8/9/2022).

Aksi ini digelar dengan cara berorasi secara bergantian. Di mana mereka mengklaim kenaikan harga BBM ini jelas menyengsarakan dan membebani masyarakat. Sehingga, bupati dan DPRD harus menolak atas kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat.

Mereka juga membawa sejumlah poster yang salah satunya bertuliskan Bapakku Kan Capek, Istirahat Jangan Bikin Melarat dan membawa sejumlah poster lainnya.

Aksi mahasiswa ini langsung direspon bupati Sumenep Achmad Fauzi. Menurutnya, pihaknya mengapresiasi aspirasi masyarakat, yang sudah memperjuangkan hak-hak rakyat.

Baca Juga:  Pengasuh Ponpes Al Ihsan Pragaan Sumenep, Ajak Masyarakat Pilih Faham di Pilkada 2024

“Kami bangga, karena mahasiswa disini masih peduli dengan kepentingan masyarakat,” katanya melalui sambungan telepon.

Dia menuturkan, aspirasi penolakan terhadap BBM pasti akan diakomodir dan ditindaklanjuti. Bahkan, pihaknya juga akan melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.

“Secara kelembagaan, kami juga akan mengirim surat kepada pemerintah terkait aspirasi ini,” ujarnya.

Sebab, sambung ketua DPC PDI Perjuangan ini, kebijakan ini bukan daerah, melainkan pemerintah pusat. Sehingga, pihaknya tidak punya untuk menolak atau membatalkan kebijakan.

“Kami hanya bisa menyampaikan aspirasi ini. Ingat ini kewenangan pusat,” tuturnya.

Baca Juga:  Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Air PDAM di Camplong Sampang Tak Mengalir dan Sering Mati Hidup

Kendati demikian, pihaknya berharap aspirasi ini bisa menjadi atensi pemerintah pusat.

“Intinya, kami tetap berupaya maksimal terkait ini. Semoga bisa menjadi perhatian pemerintah. Semua aspirasi terkait ini pasti akan disampaikan,” ujarnya.

Suami Nia Kurnia ini mengungkapkan, apabila harga BBM ini tetap tidak turun, maka pihaknya sudah menyiapkan skema subsidi. Baik yang dibiayai oleh APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun APBD Sumenep.

“Dari pemotongan dua persen sisa DAU (Dana Alokasi Umum) tahun ini akan diperuntukkan untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) dan Subsidi trasnportasi. Jadi, dana yang disiapkan untuk itu sebesar Rp 6 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Operasi Pekat Semeru 2020, Polres Sumenep Amankan 171 Miras dan Delapan Muda Mudi

Dia mengungkapkan, dari APBD juga sudah disiapkan subsidi untuk petani dan pemberian pupuk gratis. Hal ini dilakukan meringankan beban petani paska kenaikan BBM.

“Yang jelas, kami siapkan langkah taktis agar bisa meringankan beban masyarakat,” tuturnya.

Sebab, terang dia, pemkab Sumenep pasti akan hadir kepada masyarakat terdampak paska BBM ini.

“Kami tidak akan tinggal diam, jika ini berdampak negatif kepada masyarakat. Sebab, sudah disiapkan langkah taktis di atas itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru