3 Rekomendasi Wisata Religi di Sumenep, Nomor 3 Terkenal Keramat

- Admin

Sabtu, 17 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Kabupaten Sumenep memiliki banyak potensi Wisata. Salah satunya wisata religi. Ada beberapa Wisata religi di Sumenep.

Kabupaten Sumenep bisa menjadi tujuan dari wisatawan luar daerah yang hendak berlibur sambil mencari barokah.

Berikut Wisata religi yang paling sering dikunjungi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

1. Masjid Jamik Sumenep

Masjid Jamik atau masjid Agung Sumenep merupakan salah satu dari tujuan wisata religi di Kabupaten Sumenep.

Letaknya berada di sebelah barat alun-alun kota Sumenep.

Masjid Jamik ini masih menyuguhkan bangunan-bangunan tua sisa dari keraton Sumenep.

Baca Juga:  Belum Ada Tindak Lanjut, Pelaporan Pimpinan DPRD Sumenep Tidak Serius?

Yang mana Masjid Jamik ini dibangun oleh salah satu Raja Sumenep di masa lampau untuk tempat ibadah sekitar Keraton Sumenep.

2. Kompleks Makam Raja-Raja

Tempat yang satu ini juga menjadi tujuan dari wisatawan luar daerah yang datang ke Sumenep.

Komplek pemakaman raja-raja Sumenep ini juga disebut Asta Tinggi.

Letaknya berada di barat Kota Sumenep yang berada di atas ketinggian. Berjarak 3 kilo meter dari pusat kota Sumenep.

Di sini merupakan tempat peristirahatan terakhir para raja keraton Sumenep dan keturunannya.

Baca Juga:  Sepi Pengunjung, Tempat Wisata Talang Siring Butuh Perhatian Khusus dari Pemkab Pamekasan

Tempat ini menjadi salah satu tempat wisata religi terfavorit di Kabupaten Sumenep.

Dari tempat ini, pengunjung bisa melihat Kota Sumenep dari ketinggian. Sehingga kota Sumenep bisa terlihat dengan jelas.

3. Asta Yusuf

Tempat ini merupakan asta dari Sayyid Yusuf bin Ali bin Abdullah Al-Hasani, di Desa Padike, Talango, Pulau Poteran Sumenep.

Asta Yusuf banyak dikunjungi oleh wisatawan dari luar Madura.

Selain berwisata mereka mencari barokah dari keturunan Kanjeng Nabi Muhammad SAW tersebut.

Sayyid Yusuf dikenal sebagai tokoh islamisasi atau tokoh penyebar agama Islam di Pulau Talango.

Baca Juga:  Teksas Wonocolo, Wisata Unik dan Indah di Bojonegoro, Bisa Dapat Edukasi Tentang Penyulingan Minyak

Bahkan, Asta Yusuf dikenal keramat bagi sebagian pengunjung berkunjung ke sana.

Kuburan Sayyid Yusuf ditemukan pertama kali oleh Sri Sultan Abdur Rahman Pakutaningrat I (Raden Ario Notonegoro) yang merupakan salah satu raja Sumenep yang berkuasa dari tahun 1811-1854.

Beliau menemukan kuburan Sayyid Yusuf pada saat melakukan perjalanan menuju kota Bali dalam rangka menyebarkan Islam di sana.**

Berita Terkait

Duta Wisata Kange Yune Tahun 2025 Bojonegoro, Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan
Disporapar Pamekasan Tidak Bisa Berbuat Banyak pada Wisata Talang Siring
Tanggapi Keluhan Pokdarwis, Disporapar Pamekasan: Kami Tak Bisa Berbuat
Sepi Pengunjung, Tempat Wisata Talang Siring Butuh Perhatian Khusus dari Pemkab Pamekasan
Rusak Sejak Tahun Lalu, Wisata Adi Rasa Pamekasan Belum Juga Diperbaiki
Taman Tajamara Jadi Tempat UMKM Baru, Cara Pemkab Sumenep Tingkatkan Prekonomian Masyarakat
DPRD Sumenep Minta Pemkab Buat Terobosan Baru Untuk Ramaikan Sektor Wisata, Tak Andalkan Ivent Musiman
Mau Berlibur ke Pamekasan, Berikut 5 Rekomendasi Wisata Pantai yang Instagramable

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:57 WIB

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:57 WIB

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIB

Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi

Berita Terbaru

Daerah

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:57 WIB