Gelar Perkemahan, Kasek SMPN 3 Sapeken : Untuk Melatih Siswa-Siswi Hidup Disiplin dan Gotong Royong

- Admin

Minggu, 14 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – SMP Negeri 3 Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar perkemahan pramuka. Giat ini dilakukan mulai tanggal 12 hingga 16 Agustus mendatang.

Perkemahan pramuka tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Pramuka ke 61 tahun 2022 yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Selain itu, juga menyambut HUT RI ke 77 tanggal 17 Agustus mendatang. Seluruh jenjang kelas, mulai kelas 7 hingga kelas 9 di SMP Negeri 3 Sapeken mengikuti perkemahan ini.

Kepala SMP Negeri 3 Sapeken, Ibnu Ma’rub mengatakan, selain semata-mata memperingati hari pramuka, kegiatan tersebut juga untuk mendidik siswa cara hidup mandiri. Selain itu, perkemahan pramuka juga mengajari siswa di sekolah tersebut untuk bisa hidup disiplin.

“Perkemahan ini pasti akan memberikan pelajaran pada siswa dan siswi untuk hidup mandiri dan disiplin. Karena hal-hal mendasar dalam kehidupan seperti itu harus ditanamkan sejak dini, dan salah satu caranya adalah melalui perkemahan pramuka itu,” katanya, Minggu (14/8).

Baca Juga:  Kapolsek Kangean Tekankan Siswa Wajib Patuhi Prokes Selama PTM Berlangsung

Lebih dari itu, kata dia, perkemahan tersebut juga untuk memberikan pemahaman kepada anak didik SMP Negeri 3 Sapeken tentang hidup gotong royong. Hal itu sesuai dengan tajuk peringatan pramuka tahun ini yakni Mengabdi Tanpa Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa.

Dia mengatakan, dalam sejarah, ketangguhan bangsa, dari seluruh sisi yang sudah berjalan selama ini memang dibangun melalui semangat hidup bergotong royong. “Untuk membangun ketangguhan bangsa itu banyak hal yang harus dilakukan. Hal paling mendasar adalah kita harus saling bahu membahu membangun bangsa,” jelasnya.

Baca Juga:  Wisuda 144 Mahasiswa, STITAL Perkuat Nilai-nilai Aswaja di Bangkalan

“Dan melalui perkemahan ini, kami ingin memberikan pelajaran kepada siswa-siswi kami tentang bagaimana cara hidup bahu membahu atau gotong royong itu. Karena di perkemahan ini, mereka dalam satu tim harus saling bantu membantu untuk saling menghidupi satu sama lain, karena di sini, selama beberapa hari ini, mereka harus jauh dari orang tuanya,” sambungnya.

Selain itu, perkemahan itu dilakukan juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMP Negeri 3 Sapeken. Kata dia, untuk membangun kualitas pendidikan, hal paling mendasar yang harus dilakukan adalah bersikap disiplin dalam segala hal, baik oleh murid maupun gurunya sendiri.

“Kami tidak mau patah arang, memang benar kami berada di daerah kepulauan, tapi untuk membangun kualitas pendidikan itu tidak boleh memandang letak geografis. Selama kita bisa disiplin disekolah, saya yakin kualitas pendidikan di sekolah itu akan baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

“Muridnya harus disiplin, waktunya belajar ya belajar, waktunya ngaji ya ngaji. Begitupula tenaga pendidiknya, waktunya ngajar ya ngajar. Dan melalui kegiatan pramuka seperti inilah kedisiplinan itu salah satunya bisa dibentuk,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, melalui kegiatan pramuka ini, tema HUT RI ke 77, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat juga bisa terwujud. “Semoga anak-anak mampu mengimplementasikan tema HUT RI ke 77 tersebut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,masyarakat bangsa dan negara. Semoga mereka bisa melakukan pengabdian tanpa natas,” tukasnya.

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:01 WIB

GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:13 WIB

BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:04 WIB

VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar

Berita Terbaru