Geram Adanya Pencurian, Pengasuh Ponpes Bata-Bata Prajjan Camplong Datangi Polres Sampang

- Admin

Kamis, 6 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Maraknya kasus pencurian terutama kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Pondok Pesantren di Dusun Prajjan Utara, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang membuat pengasuh Ponpes Bata-Bata Indah desa setempat kehilangan kesabaran.

Saking geramnya, KH Mubarak Zarkazy pengasuh Ponpes Bata-Bata Indah mendatangi Mapolres Sampang dan meminta agar polisi bergerak cepat dalam mengungkap dan menangkap pelaku pencurian tersebut.

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, pengasuh Ponpes Bata-Bata Indah ini ditemui langsung oleh Wakil Kepala Polres Sampang, Komisaris Polisi Mukhammad Lutfi di aula Mapolres, pada Kamis (06/08/2020).

Baca Juga:  Berani Menjual maupun Bermain Petasan saat Ramadhan, Siap-Siap Ditindak Satpol PP Sampang

“Kedatangan kami ke Mapolres Sampang bukan untuk berunjuk rasa, tetapi dalam rangka silaturrahim serta untuk memberikan support kepada jajaran kepolisian agar segera mengungkap pelaku pencurian yang meresahkan ini,” kata juru bicara Kiai Mubarak, Habib Yusuf kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, Waka Polres Sampang, Kompol Mukhamad Lutfi mengaku, bahwa penanganan kasus pencurian sepeda motor yang dituntut oleh kiai sedang dalam penyelidikan.

“Tersangkanya masih belum tertangkap. Kami upayakan untuk melaksanakan penyelidikan yang lebih tajam lagi. Untuk kasus curanmor di area pondok itu sudah ditangani oleh Polsek Camplong,” bebernya.

Baca Juga:  Sambut Idul Fitri, Seluruh Staf di Kantor Kecamatan Torjun Sampang Gelar Kerja Bakti

Menurut Lutfi, pihaknya terus melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait penyelidikan yang mengarah terhadap pelaku pencurian sepeda motor. Apabila ada tanda atau unsur yang mengarah terhadap tersangka, Lutfi akan segera melakukan upaya paksa penangkapan.

“Penadah kendaraan motor telah kami amankan. Serta ada pengembangan lebih lanjut, tinggal tindak lanjut pengembangan kiranya harus dilakukan upaya paksa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB