Pemkab Pamekasan Targetkan 3000 Pengusaha Baru di Tahun 2022

- Admin

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Pamekasan, Madura, optimis bisa melatih 3.000 orang untuk program wirausaha baru (WUB) selama tahun 2022.

Hal itu disampaikan oleh Kepala DPMPTSP dan Naker Supriyanto, berdasarkan data terbaru per mei 2022 ini, pelatihan yang telah selesai dilakukan saat ini sudah mencapai 68 paket pelatihan usaha, atau 1.200 orang dari jumlah 132 paket pelatihan.

“Target kita ditahun ini adalah 3.000 orang, ada 132 paket pelatihan, per paket 20 orang. Insyaallah awal Desember 2022 nanti kegiatan itu sudah selesai semua, dan kami sangat optimis,” kata Supriyanto, senin (18/7/2022) pagi.

Baca Juga:  Tak Terkendali, Truk Bermuatan Cabe Seruduk Kendaraan di Depannya

Supriyanto juga menjelaskan bahwasannya pelatihan usaha itu bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat, sesuai dengan cita-cita Bupati Pamekasan Baddrut Tanam, dengan target 10 ribu wirausaha baru selama kepemimpinannya demi tercapainya kesejahteraan masyarakat yang merata dari bawah dan berkeadilan.

Menurutnya, program WUB itu tidak sebatas diberikan pelatihan usaha gratis saja, melainkan masyarakat yang ikut pelatihan tersebut, berkesempatan meminjam modal usaha dengan bunga nol persen, tentu bagi mereka yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan alat produksi gratis yang dananya bersumber dari corporate social responsibility (CSR).

Baca Juga:  Pembibitan Mangrove, Upaya IGI dan FRPB Pamekasan Kurangi Efek Perubahan Iklim

Pemkab Pamekasan juga memfasilitasi pemasarannya bagi masyarakat yang telah mengikuti pelatihan WUB dan pelaku usaha mikro kecil, menengah (UMKM) secara umum, baik online maupun offline.

Fasilitasi pemasaran yang offline tersebut dengan mendirikan Wamira Mart di beberapa kecamatan, agar produk mereka bisa terjual di pasaran dengan harga yang bersaing.

Supriyanto berharap, masyarakat yang telah mengikuti pelatihan WUB tersebut, dapat mengembangkan keterampilannya untuk menjadi pengusaha baru yang sukses demi tercapainya Pamekasan Hebat, rajja, bajra, tor parjuge.

“Karena cita-cita Bapak Bupati, semua kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dari produksi masyarakat Pamekasan sendiri, seperti sarung, songkok, sandal, sepatu, tas, dan makanan agar uang masyarakat tidak mengalir ke luar daerah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dampak Kegaduhan Pagar Laut dan Isu LPG, Omset UMKM di Bojonegoro Menurun

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru