APMS 06 Sapeken Diadukan ke Pemkab Sumenep

- Admin

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah aktivis Forum Peduli Rakyat Sejahtera (Forperkasa) mengadukan APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) 56.694.06 di Sapeken ke Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, di lokasi ditemukan dugaan adanya dispenser kosong dan penjualan BBM (Bahan Bakar Minyak) dijual diatas HET (Harga Eceran Tertinggi).

Para aktivis tersebut ditemui oleh Bagian Perekonomian Setkab dalam bentuk audiensi. Hadir juga pada kesempatan itu, perwakilan pertamina, dan perwakilan dari Polres.

Dalam audensi terungkap jika dispenser APMS 06 di Sapeken memang kosong. Itu diketahui dari hasil pengawasan yang dilakukan tim Polres dan staf bagian perekonomian.

Baca Juga:  DPKH Probolinggo Distribusikan Hibah Sapi Bakalan Cross Jantan

“Ternyata diamini adanya kekosongan BBM di dispenser APMS itu. Termasuk, pertamina juga,” kata Nurrahmat Perwakilan Forperkasa.

Sebenarnya, sambung dia, jauh sebelum ada temuan dari tim pengawas ini, pihak APMS 06 diduga tidak melakukan pengisian BBM ke dispenser. Dan, langsung dilakukan penjualan.

“Ini kan pelanggaran. Versi warga juga sudah lama BBM tidak dimasukkan dalam dispenser,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pihak terkait untuk menindak tegas adanya dugaan pelangaran oleh APMS 06 ini. Sebab, pihak APMS disinyalir juga menjual BBM di atas HET yang sudah ditentukan. Termasuk juga izin diduga tidak sesuai,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tipu Klaennya, Seorang Notaris di Surabaya Diamankan Ditreskrimum Polda Jatim

Pihaknya juga mengaku audensi tersebut belum puas. Sehingga, pihaknya memastikan akan melakukan audensi kembali untuk memastikan pengawasan BBM.

“Minggu depan kami akan audensi kembali, dan kami minta Kapolsek Sapeken dan camat bisa dihadirkan juga,” tuturnya.

Sementara Aldy Wiranto Khoirul Sekretaris FORPERKASA menjelaskan, kekosongan BBM didispenser di APMS 06 ini bukan karena keterlambatan pengiriman melainkan karena diduga memang tidak dimasukkan ke dispenser.

“Jadi, kami tegaskan bukan karena tidak karena lambat tapi lantaran diduga memang tidak dimasukkan ke dispenser,” ucapnya.

Baca Juga:  Kejar Herd Immunity, Kapolsek Pangarengan Kawal Vaksin In The Night di Desa Pacangga'an

Untuk itu, pihaknya bersama dengan mahasiswa Kepulauan Sapeken, akan terus mengawal polemik APMS 56.694.06 hingga tuntas.

“Kami memperjuangkan aspirasi masyarakat di Sapeken, yang menginginkan APMS yang tertib aturan dan menjual harga yang sewajarnya,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru