STIT Al Karimiyyah Sumenep Resmi Jadi Institut Kariman Wirayudha

- Admin

Jumat, 8 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Al Karimiyyah resmi berubah bentuk menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA).

Surat Keputusan perubahan bentuk tersebut diterima oleh Bupati Sumenep bersama pengurus Yayasan Kariman dari Direktur PTKI melalui video conference di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jumat (8/05).

H. Sami’oeddin, S.Pd selaku Ketua Yayasan Kariman mengatakan bahwa setelah resmi menyandang status institut, pihak kampus akan melakukan beberapa penataan, salah satunya adalah pengoptimalan sarana prasarana dan ciri khas perkuliahan di Yayasan Kariman.

Baca Juga:  Bersama Istrinya, Cabup Fauzi Nyoblos di TPS 3 Desa Torbang

“Lebih mengoptimalkan sarana dan prasarana dan ciri khas perkuliahan,” jelasnya, usai mengikuti video conference penyerahan SK.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor INKADHA Sumenep, Ach. Syaiful A’la mengaku segala macam persiapan berubah bentuk telah memenuhi prosedur sesuai dengan yang dikeluarkan BAN-PT dan Diktis.

Ke depannya, Syaiful menyebut tinggal melakukan penataan SDM, penelitian berbasis prodi, dan penelitian berbasis mata kuliah sebagai langkah awal menapaki visi misi menjadi kampus berbasis riset.

“Kita sudah melakukan program lima tahun ke depan termasuk pengembangan mutu di raker kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sopir Diduga Ngantuk, Truk Box di Sumenep Seruduk Avanza

Berkaca pada tonggak keberhasilan alih bentuk dari sekolah tinggi ke institut yang dicapai tahun ini, Syaiful optimis lima tahun ke depan INKADHA berubah menjadi Universitas.

“Lima tahun kita menata seperti  pencapaian-pencapaian yang kita buat, insyaallah lima tahun lagi kita universitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru