SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bersama organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menggelar ngopi bareng di hari kelima bulan Ramadhan yang berlangsung di ruang Andhap Asor Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (07/04/2022) pukul 09.00 WIB pagi.
Menurut Bupati Sumenep itu, kegiatan ngopi bareng di bulan ramadhan selain memiliki manfaat tersendiri, juga sebagai refleksi otak dan dapat menunda lapar saat menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan seperti ini penting untuk dilakukan, sebab banyak manfaatnya,” ujar Fauzi, Kamis (07/04/2022).
Fauzi, sapaan akrab Bupati Sumenep itu menegaskan, kegiatan tersebut memiliki arti tersendiri dalam memakai kegiatan ngopi bareng yang digelarnya, menurutnya ngopi bareng tentunya bukan hal yang dapat membatalkan puasa, namun ngopi bareng diartikan sebagai kegiatan ‘Ngobrol Pintar Pagi Hari’.
Menurutnya kegiatan ngobrol pintar tersebut, sebagai salah satu upaya untuk menyelaraskan satu visi misi program Pemerintah Kabupaten ke depan.
“Bukan Minum kopi ya, jangan salah arti, akan tetapi ngobrol pintar pagi hari,” ujarnya menegaskan.
Pada agenda tersebut, anggota PWRI Sumenep mendapat sambutan baik dari Bupati Sumenep, sambil lalu Ketua PWRI Sumenep Rusydiyono memaparkan beberapa program prioritas di hadapan Bupati Sumenep.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh anggota PWRI. Mari kita bersama-sama realisasikan program ini, saya dukung agenda kawan-kawan, apalagi untuk kemajuan Sumenep, jadi tidak ada alasan untuk saya menolak,” tegas Bupati Fauzi.
Menyikapi respon Bupati, Rusydiyono mengaku lebih semangat untuk mensukseskan program yang telah dicanangkan sebelumnya sebagai program-program unggulan PWRI Sumenep.
Sebelumnya, Rusydiyono mengucapkan rasa terikasihnya atas sambutan hangat Bupati Sumenep terhadap kehadiran anggota PWRI Sumenep di sela-sela kesibukan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, menurutnya hal tersebut adalah suatu kehormatan bagi PWRI Sumenep.
“Tujuan dari pertemuan ini, untuk mempererat jalinan silaturrahim antara Bupati Achmad Fauzi dengan insan pers,” ungkap Rusydiyono.
Selain itu, mantan aktivis PMII Guluk-Guluk itu menegaskan bahwa kegiatan ngopi bareng Bupati Sumenep selain sebagai kegiatan menyambung tali silaturahmi, juga sebagai rangka menyamakan persepsi terkait pembangunan Sumenep yang berkemajuan.
“Bupati antusias, kita justru lebih semangat,” ujarnya.
“Alhamdulillah dari pertemuan ini, kita bersepakat kolaborasi dalam rangka akselarasi pembangunan tanpa mengabaikan sisi pengawasan yang merupakan bagian dari tugas dan fungsi pers,” pungkasnya.

















