Diisukan Pamit Bubar, Begini Jawaban Anggota TP2D Bondowoso

- Admin

Kamis, 10 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso diisukan pamit bubar.

Mengenai isu ini, Pokja II Bidang Hukum dan Kemasyarakatan TP2D, Husnus Sidqi menerangkan, bahwa tim percepatan pembangunan tidak bubar, hanya ketuanya saja yang pamit undur diri pada Bupati Bondowoso.

“Yang saya tau isu berpamitan undur diri secara pribadi pada Bupati hanya ketuanya, sedangkan pengurus yang lain masih belum,” ujar Husnus pada media di kantor DPC PPP Bondowoso, Rabu (19/3/2022).

Isu tersebut muncul pasca rapat ke Tiga Panitia Khusus (Pansus) DPR tentang pencairan dana operasional TP2D melakukan pemanggilan pada PJ Sekda dan Bapedda.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga Juni Mendatang

Lebih lanjut, Husnus menyatakan, kalau dianggap membuyarkan diri harus lihat dulu masa berlaku SKnya.

“SKnya bagaimana, ia tanyakan saja ke Pak Sekda atau bagian hukum, jadi tidak ada pernyataan anggota-anggo yang lain menyatakan membubarkan diri,” imbuhnya.

Husnus menjelaskan, kalau SK bupati soal TP2D yang pernah dikeluarkan biasanya pertahun anggaran.

“Saya sendiri masih belum konfirmasi, biasanya kemarin mulai diangkat pada bulan Agustus, maka berlaku sampai 31 Desember 2021, artinya pertahun anggaran,” sambungnya.

Dia menegaskan, jika TP2D disebut membubarkan diri tidak bernar. Hanya saja ketunya sudah berpamitan secara lisa pada bupati untuk memundurkan diri.

Baca Juga:  Tidak Punya Biaya, Seorang Yatim di Pamekasan Berniat Berhenti Sekolah

Katanya, untuk keberlanjutan TP2D, itu tergantung kebijakan bupati, sementara perpanjangan SK untuk tahun 2022 masih belum.

“Untuk keberlanjutan TP2D itu kewenangan bupati, bupati apa masih menganggap membutuhkan atau tidak,” tutupnya.

Diberikan sebelum, Panitia Khusus (Pansus) pencairan honor Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) masih belum selesai.

Dalam rapat ketiga ini, Pansus memanggil Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Soekaryo sebagai Ketua Badan Anggaran bersama Farida Kepala Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bondowoso.

Anehnya, sebelum Pansus ini selesai, dikabarkan Ketua TP2D sudah berpamitan kepada KH Salwa Arifin Bupati Bondowoso untuk membubarkan diri.

Baca Juga:  Turnamen Sepak Bola AKD Cup 2025 di Bojonegoro Berlangsung Ricuh, Tim dan Panitia Disanksi

“Berdasarkan informasi informal, katanya sudah pamit ke bupati untuk membubarkan diri, khusus Khozin secara pribadi, tapi secara tertulis belum,” kata Pj Sekda Soekaryo pada media, Senin (7/2/2022).

Pj Sekda Soekaryo mengaku, Bupati Salwa juga sudah sempat menceritakan padanya soal TP2D yang membubarkan diri, hanya saja proses pembubaran itu tidak dilakukan secara tertulis.

“Artinya pemunduran diri secara formal itu masih bulan dilakukan, kalau secar lisan sudah disampaikan pada bupati,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru