PGRI Temukan Gaji Guru Honorer Tak Pantas, Keberpihakan Bupati Bondowoso pada Pendidikan Dipertanyakan

- Admin

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur, Ilham Wahyudi, terima aduan tentang gaji honorer k2 dan non k2 Kabupaten Bondowoso yang jauh lebih rendah dibandingkan upah kuli bangunan.

Ilham mengungkapkan, banyaknya guru k2 dan guru non k2 melakukan pengaduan setelah datang ke Bondowoso tentang gajinya yang cukup rendah

Hal itu terlihat banyak guru honorer yang cuma digaji Rp 50.000, bahkan ada guru SD yang tidak menerima gaji selama 4 tahun.

“Bukan tanpa sebab, kami hadir kesini karena ratusan guru honorer tangisi kesejahteraannya, bahkan mereka sampai mengirimkan slip gajinya,” tutur Ilham pada Suarabangsa.co.id, Minggu (20/2/2022).

Baca Juga:  SMK Al Karimiyyah Gelar Uji Kompetensi Keahlian Jurusan APHP dan TSM

Sebelumnya, Ilham mengira selama ini di Bondowoso tidak ada keluhan terkait kesejahteraan guru honorer, namun faktanya hal ini belum selesai, bahkan gaji tersebut sangat tidak rasional.

“Dari kondisi seperti ini, Kami perhatikan Pemkab Bondowoso, khususnya bupati terkait keberpihakannya pada guru patut dipertanyakan,” imbuhnya.

Mengenai hal ini, Ilham mempertanyakan keberpihakan Bupati Bondowoso pada guru honorer, bahkan ia menduga adanya perbudakan pada guru.

“Seharusnya Pemkab memperhatikan hal ini, sampai-sampai ada guru yang tidak digaji hingga 4 tahun, padahal mereka sudah menjalankan tanggung jawabnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Pria Cabul di Bondowoso Ini Beraksi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Hingga Dua Kali

Selain itu, pihaknya juga menerima aduan bahwa belum ada SK Bupati Bondowoso kepada guru honorer nom k2.

“Selain gaji kecil, juga banyak ratusan guru honorer yang belum dapat SK Bupati,” imbuhnya.

Di sisi lain, Guru Honorer lolos P3K, Halimatus Sakdiyah, mengaku hampir 4 tahun tidak pernah mendapat gaji dari sekolah.

Tidak hanya itu, bahkan dia guru yang sampai 7 mengabdi belum mendapat SK dari Bupati.

“Saya sudah lebih dari 7 tahun mengabdi, 4 tahun tidak menerima gaji, juga belum mendapat SK Bupati, padahal kemarin saya lulus tes P3K,” tutupnya.

Baca Juga:  Bocah Tewas di Kolam Renang Sampang Water Park, Ayah Korban Akhirnya Buka Suara

Dia juga mengatakan, awal diangkat sebagai guru honorer sejak 1 Juli 2010, di SD Negeri Kemuningan 3.

“Kami harap pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru, minimal memberikan hak kami secara layak,” tutupnya.

Berita Terkait

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:47 WIB

INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru