Berbaur dengan Petani, Bupati Sumenep Panen Bawang Merah Langsung di Sawah

- Admin

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi melakukan panen bawang merah di Desa Basoka Kecamatan Rubaru, Rabu (02/03/2022).

Panen raya bawang merah tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan Sumenep. 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi terlihat berbaur bersama para petani setempat, berdiskusi seputar harga bawang merah saat ini.

“Kehadiran kami di tempat ini untuk memastikan pascapanen awal, Alhamdulillah cerita petani harganya cukup baik,” ungkap Bupati Sumenep.

Menurutnya, saat ini harga bawang merah di Sumenep masih terbilang aman yaitu masih dalam kisaran harga Rp 23 ribu sampai dengan Rp 24 ribu di tingkat petani, dan hal tersebut perlu untuk disyukuri bersama karena panen tahun ini dapat dipastikan berhasil.

Baca Juga:  Paslon FAHAM Ajak Pendukungnya Berpolitik Damai, Santun dan Tidak Menebar Cacian

“Kami berharap di musim panen berikutnya juga semakin meningkat, yang terpenting harganya bisa stabil,” tambahnya.

Sebagai orang nomor satu di Sumenep, Achmad Fauzi berharap, bawang merah hasil panen para petani nantinya tidak hanya dijual mentahnya, namun Bupati Fauzi memastikan akan melakukan produksi bawang merah menjadi aneka olahan.

“Target kami ke depan, bawang merah ini akan menjadi aneka olahan seperti pasta bawang, bawang goreng dan lain semacamnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan Arif Firmanto menyampaikan, harga bawang merah di musim tanam tahun ini cukup baik masih dalam kisaran 24 ribu per kilogram.

Lebih jauh pihaknya menjelaskan mengenai harga bawang merah lokal yang terdiri dari tiga jenis, standar, medium, dan kualitas super dengan kisaran harga yang berbeda tiap jenisnya. Jenis bawang merah lokal dengan kualitas standar harga berada di kisaran Rp 12 sampai dengan Rp 13 ribu, kualitas medium berada di kisaran harga Rp 17 sampai Rp 18 ribu, sedangkan dengan kualitas super berada di kisaran Rp 22 sampai dengan Rp 24 ribu per kilogram.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Segera Cairkan BLT BBM

“Harga tersebut di tingkat petani, kalau di pengecer atau di pasar kisaran Rp 30 ribuan,” jelasnya.

Menurut Arif, penanaman bawang merah di musim penghujan baru kali ini diuji cobakan, dan hasilnya tidak mengecewakan para petani sebab tingkat kerusakan yang disebabkan hama cukup minim, dan bibit yang ditanam para petani di Kecamatan Rubaru dinilai lebih tahan hama penyakit.

“Hasil pengecekan tim kami, Alhamdulillah bibit yang ditanam di Kecamatan Rubaru berhasil, dari 52 hektar lahan yang ditanami 43 hektarnya sudah panen,” tambahnya.

Baca Juga:  Terpeleset ke Dalam Kubangan Air saat Bermain, Bocah di Torjun Sampang Ini Tewas Tenggelam

Bulan Mei 2022 mendatang, lanjut Arif, akan digelontorkan kembali bantuan bibit bawang merah kepada 14 desa yang tersebar di dua Kecamatan.

“Melihat musim panen kali ini berhasil, nanti bulan Mei kami salurkan lagi bantuan bibit, seluruh desa di kecamatan Rubaru dan 4 desanya di kecamatan Pasongsongan,” urainya.

Untuk diketahui, panen raya kali ini, dari 43,76 hektar lahan di Kecamatan Rubaru, menghasilkan 425 ton bawang merah. Bawang tersebut dikirim ke sejumlah daerah diantaranya seperti kota Malang, Jakarta, Lampung hingga Kalimantan.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru