Lestarikan Hewan Langka, Pokmaswas Reng Paseser Melepas Puluhan Anak Penyu

- Admin

Senin, 1 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dalam rangka ikut melestarikan Penyu yang ada di Dunia khususnya di Indonesia, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Reng Paseser melepas puluhan Anak Penyu, pada senin (01/08/2022) pagi.

Berawal dari laporan penjaga Pantai sembilan, Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, bahwasanya ada Penyu yang bertelur, maka Pokmaswas Reng Paseser bergegas untuk mengevakuasi telur itu ketempat yang lebih aman, agar nantinya bisa menetas dan menjadi Penyu.

Bertepatan tanggal 1 Agustus yang merupakan bulan Kemerdekaan Negara Indonesia, puluhan Anak Penyu itu dilepas ke Lautan bebas, oleh Pokmaswas Reng Paseser, didukung oleh Dinas Kehutanan Cabang Dinas Sumenep, BKSDA, Pemdes Baringsan serta Relawan KPMM.

Baca Juga:  Disperindag Probolinggo Datangi 3 Distributor Minyak Goreng

“Agar Anak Penyu itu bisa merasakan kemerdekaan dan kebebasan juga,” kata Fadel Abu Aufa Sekretaris Pokmaswas Reng Peseser Sumenep.

Dalam kesempatan itu Fadel juga berpesan kepada Nelayan dan Masyarakat sekitar Pantai Sembilan, jika bertemu dengan baik anak penyu maupun indukannya, agar tidak menangkap dan memperjual-belikannya.

“Selain karena habitat Penyu agar tidak punah, juga karena mereka adalah Hewan Laut yang dilindungi oleh Negara,” harapnya.

“Ayo kita bersama-sama peduli dan ikut menjaga Hewan Laut yang dilindungi oleh Negara, agar ekosistem Laut tetap terjaga,” imbuh Fadel.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Bojonegoro dan Tim Banggar Lakukan Pertemuan Tertutup, Bawa Rekomendasi ke Paripurna

Berita Terkait

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terbaru