Dinkes Probolinggo Berikan Pendampingan MMPP

- Admin

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo memberikan pendampingan Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren (MMPP) di Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Pendampingan MMPP ini dilaksanakan di 15 Poskestren di Kabupaten Probolinggo.

Jum’at (8/10/2021), kegiatan pendampingan MMPP ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatut Tholibin Desa Wonorejo Kecamatan Maron. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta terdiri dari pimpinan ponpes, pengasuh, pengurus poskestren, kepala desa, petugas kesehatan di desa, kecamatan, FKKS, Pendamping Poskestren, Tim Puskesmas, petugas kesehatan di desa serta Dinkes Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  DPC Partai Gerindra Bersama PIRA Pamekasan Salurkan Ratusan Paket Sembako

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi presentasi hasil SMD di pondok pesantren, diskusi komitmen bersama serta evaluasi MMPP dari narasumber yang berasal dari lintas program puskesmas dan lintas program Dinkes Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengatakan pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan telah diakui oleh semua pihak-pihak.

“Peran serta masyarakat baik perorangan maupun terorganisasi telah terbukti mempercepat keberhasilan pembangunan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat dicapai,” katanya.

Baca Juga:  Disperindag Probolinggo Datangi 3 Distributor Minyak Goreng

Menurut Sri Rusminah, peran serta masyarakat secara terorganisasi salah satunya adalah dengan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Pondok pesantren sebagai institusi keagamaan yang cukup besar sangat strategis membentuk UKBM di lingkungannya berupa Pos Kesehatan Pesantren.

“UKBM tersebut di dalam melaksanakan kegiatannya lebih banyak mengedepankan upaya promotif dan preventif dengan tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitative,” jelasnya.

Sri Rusminah menambahkan di Kabupaten Probolinggo ada 15 pondok pesantren yang didampingi dari Dana Bantuan Keuangan Propinsi Jawa Timur. Ada rangkaian kegiatan poskestren yang dilakukan oleh santri husada dan pendamping yaitu survey mawas diri dan dilanjutkan dengan MMPP.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Gelontorkan Minyak Goreng Murah bagi UMKM

“Dengan MMPP ini akan muncul komitmen dari masyarakat pondok pesantren untuk menjadikan pondok pesantren lebih sehat. Agar kegiatan Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren hasilnya sesuai yang kita harapkan maka dilakukan pendampingan dari Dinas Kesehatan dan puskesmas,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan
Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru