Pemkab Pamekasan Alokasikan CSR untuk Sarana dan Prasarana Program Wira Usaha Baru

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kembali mendapatkan corporate social responsibility (CSR) dari badan usaha milik negara (BTN). Kali ini dari Bank Tabungan Negara (BTN) Wilayah Madura Raya.

Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati, Badrut Tamam kembali mengalokasikan CSR tersebut untuk kepentingan sarana dan prasarana masyarakat yang mengikuti program wira usaha baru (WUB). Tentunya, usaha yang mereka jalankan diharapkan semakin berkembang setelah difasilitasi pemerinah sejak pelatihan, bantuan modal, bantuan alat hingga pemasaran.

Dana CSR yang dialokasikan untuk kepentingan program WUB tidak hanya kali ini saja. Melainkan beberapa CSR sebelumnya juga untuk kepentingan yang sama. Seperti bantuan alat dan lain sebagainya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, pemerintah daerah dan perbankan atau instansi lainnya harus bisa bergandengan tangan memajukan daerahnya. Sebab, di tengah pandemi covid-19 yang melanda Indonesia menuntut untuk bekerja keras, dan cepat demi menjaga stabilitas ekonomi.

“CSR ini sangat membantu program WUB, makanya kita perlu untuk selalu bergandengan tangan memajukan kabupaten ini,” kata bupati yang akrab disapa mas Tamam tersebut saat acara serah terima CSR di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, Senin (28/6/2021).

Bupati yang masuk dalam bursa layak memimpin Jawa Timur ini menambahkan, tugas besar pemerintah daerah dan perbankan dengan melakukan lompatan besar di bidang ekonomi masyarakat. Sejauh ini, segala kebutuhan masyarakat Pamekasan tidak ada yang diproduksi oleh masyarakat Pamekasan sendiri, melainkan harus mendatangkan dari luar daerah. Misalnya, sandal, sepatu, songkok, tas sekolah dan kebutuhan lannya.

Oleh karena itu, melalui program WUB telah banyak masyarakat yang bisa memproduksi sandal, songkok, sarung, dan beberapa kebutuhan lainnya setelah mendapat fasilitasi dari pemerintah kabupaten. Sehingga, program tersebut harus mendapat dukungan dari semua pihak agar perputaran uang masyarakat terjadi di Pamekasan.

“Apa yang mau saya sampaikan, mari bergandengan tangan membangun pertumbuhan ekonomi dari desa. Syukur jika nanti ada istilah kampung sepatu, kampung sandal, kampung hasil pertanian dan lain-lain. Sehingga BTN nanti bisa melakukan kemitraan dengan WUB-WUB itu,” tandasnya.

Adapun CSR dalam bentuk alat yang diberikan BTN kepada Pemkab Pamekasan berupa 15 timbangan digital, 15 timbangan duduk, 20 pisau dan telenan, 10 blender dan sebanyak 5 alat pemotong kripik.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Pamekasan, utamanya kepada Bapak Bupati atas sumbangsihnya kepada Bank BTN selama ini,” tutup Kepala BTN Madura Raya, Helmi.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Bantuan untuk Kebutuhan Petani Tembakau

Leave a Reply