Pemkab Pamekasan Genjot Program Sapu Tangan Biru

- Admin

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus menggenjot program Sapu Tangan Biru atau Wira Usaha Baru (WUB), untuk menciptakan sepuluh ribu pengusaha baru selama lima tahun kepemimpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam S.Psi.

Salah satunya yakni dengan cara menggelar pelatihan Wira Usaha Baru yang tersebar di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan, melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Ketenagakerjaan Pamekasan.

Salah satunya yakni program pelatihan batik, yang saat ingin sedang dilaksanakan dan diikuti oleh puluhan ibu-ibu rumah tangga.

Baca Juga:  Walikota Padang Sidempuan Membuka Acara Orientasi Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah

Sebanyak dua puluh orang ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, mengikuti pelatihan pembuatan batik yang dilaksanakan di rumah batik Nyi Leha, yang beralamatkan di Desa Pagendingan Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur (Jatim).

Setiap hari para Tutor peserta latihan batik memberikan arahan pembuatan batik, mulai dari desain, nyanteng, mewarnai hingga pelepasan malan.

Koordinator WUB Kabupaten Pamekasan Taufiqurrahman mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk menambah pengetahuan warga dalam belajar membuat batik dan berkomitmen untuk memproduksi batik di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  WUB Binaan Pemkab Pamekasan Mendapat Bantuan Dari PT Taspen

“Pelatihan ini kita lakukan selama 15 hari, dengan syarat yang mengikuti pelatihan harus KTP Pamekasan, dimulai umur minimal 17 tahun dan maksimal umur 45 tahun,” tuturnya.

Taufiqurrahman juga mengatakan setelah pelatihan ini selesai, dirinya akan terus melakukan pendampingan kepada para peserta WUB, serta akan membantu para peserta dalam pemasarannya, baik secara online maupun offline hingga para peserta WUB bisa mandiri nantinya.

Sementara itu Feny Rindiantika yang merupakan salah satu peserta yang mengikuti pelatihan batik, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Pamekasan, yang telah memberikan kesempatan dirinya dan juga ibu-ibu yang lain untuk mengikuti pelatihan pembuatan batik.

Baca Juga:  Eksotik, Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan Sedot Wisatawan Luar Daerah

“Dengan ketrampilan yang saya dapat dari mengikuti pelatihan batik ini, nantinya saya akan bisa punya penghasilan sendiri, dengan begitu saya bisa membantu perekonomian keluarga,” ucapnya.

Fenny juga berharap dengan adanya pelatihan batik ini, selain bisa membantu perekonomian keluarga, juga bisa membantu memperkenalkan batik Pamekasan ke luar daerah.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru