Satgas Covid-19 Sebut BNI Cabang Sampang Tidak Memanusiakan Nasabah

- Admin

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengingatkan kembali kepada Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Sampang yang ditunjuk sebagai penyalur program Bantuan Presiden dan Bantuan Produktif Usaha Micro (Banpres BPUM) agar mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir ini puluhan warga dikumpulkan oleh pihak BNI di dalam Gedung Olah Raga (GOR) Indoor untuk mencairkan bantuan. Kegiatan tersebut pun sangat disayangkan Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang karena dalam prosesnya dianggap tidak memanusiakan nasabah serta tidak menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Blusukan Naik Becak, Ketua Persatuan Wartawan Sampang Bagikan Daging Kurban Untuk Warga

Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang Rachmat Sugiono saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id menyebut bahwa, dari awal kegiatan pencairan di bank BNI yang ada di wilayahnya betul-betul jauh dari penerapan protokol kesehatan.

“Sampai saat ini belum ada i’tikad baik dari pihak BNI, sehingga kami tidak mengeluarkan surat rekomendasi. Seharusnya, instansi BUMN menjadi contoh garda terdepan dalam pencegahan Covid-19,” sesal pria yang kerap disapa Yon.

Dari hasil tinjauan di lapangan, kata Yon, pihak BNI tidak memanusiakan nasabah dengan membiarkan para nasabah duduk terlantar tanpa disiapkan kursi. Padahal, sudah diberikan beberapa alternatif agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

Baca Juga:  Kantornya Dikepung Ratusan Pedagang, Bupati Sampang Tunda Relokasi Pasar Srimangunan

“Semua nasabah yang masuk ke lokasi kegiatan agar diberikan kursi selayaknya mereka. Kemarin mereka minta alternatif duduk di samping, sudah kita berikan tetapi hasilnya ternyata tidak ada i’tikad baik dari BNI,” imbuhnya.

Disinggung langkah yang bakal diambil, dirinya memastikan akan melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku. Sebab, kata dia, BNI seolah tidak memiliki empati meski telah banyak korban kasus positif Covid-19.

“Tadi dari tim penindakan sudah ke lokasi, kalau besok masih seperti itu yang pasti akan dilakukan penghentian kegiatan,” tandasnya.

Baca Juga:  Bersama Forkompimda, Bupati Bojonegoro berangkatkan Parade Oklik 2025

Hingga berita ini di publish, Pimpinan Capem Bank BNI Cabang Sampang Made Mahmoediarty SD dikonfirmasi via telepon tidak direspon dan dihubungi lewat chat WhatsApp hanya dibaca tak dibalas oleh yang bersangkutan.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB