SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Humas Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, kembali mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep.
Sebelumnya jumlah kasus positif Covid-19 di Sumenep berjumlah sebanyak 64 kasus, dan pada hari ini Senin 29 Juni 2020 terdapat tambahan kasus baru sebanyak 5 orang, maka total kasus positif menjadi 69 orang.
Pada kali ini, kembali lagi seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget masuk dalam daftar kasus positif baru.
“24 Juni 2020 dilakukan rapit tes dan hasilnya reaktif, dan 25 Juni 2020 dilakukan swab, dan hari ini 29 Juni 2020 hasil swabnya positif,” kata Ferdiansyah melalui press conference, Senin (29/06).
Selain itu, kasus seorang dokter juga menambah jumlah daftar orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang dokter perempuan berusia 26 tahun berdomisili di Kecamatan Saronggi, dinyatakan positif setelah dilakukan tes swab di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget pada tanggal 26 Juni 2020.
“Hasilnya positif, keluar hari ini 29 Juni 2020,” ungkap Ferdiansyah yang juga sebagai Kadis Kominfo Sumenep.
Seorang tenaga medis perempuan berusia 25 tahun berdomisili di Kecamatan Manding turut menjadi daftar orang-orang positif Covid-19 di Sumenep, pasalnya pasien dengan nomor 67 itu bekerja di Puskesmas Manding, dan dinyatakan positif setelah dilakukan tes swab di Labkesda Kabupaten Sumenep pada taggal 25 Juni 2020.
“Pada hari ini 29 Juni 2020 hasil swabnya juga positif,” lanjutnya.
Penambahan pasien positif sebanyak 5 orang, dihitung dari pasien nomor 65, 66, 67, 68, dan 69 dari jumlah kasus positif sebelumnya sebanyak 64 kasus.
Terhadap pasien nomor 65, 66, 67, dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, sedangkan pasien nomor 68 dan 69 dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget.
Selain dari 69 jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tinggal 1 kasus, Pasien Dalam Pengawasan 17 orang, pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 15 orang, sedangkan yang meninggal dunia berjumlah 3 orang.
“Oleh sebab itu, atas bertambahnya dokter dan tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka pemerintah Sumenep selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumenep, untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dengan cara hindari kerumunan, memakai masker, mencuci tangan, dan selalu jaga jarak,” pungkasnya

















