Tak Sampai Setahun, Bangunan Dermaga di Giliyang yang Habiskan Miliaran Dana Sudah Ambruk

- Admin

Selasa, 9 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dermaga Pelabuhan bantuan Pemprov Jawa Timur yang dibangun di Pulau Ogsigen Giliyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, dibiarkan terbengkalai hingga ambruk di sisi tengah.

Bangunan dermaga yang menghabiskan dana hingga miliaran itu ternyata masih seratus persen selesai, pasalnya kontraktor pemenang tender diketahui hentikan Pemerintah Kabupaten Sumenep lantaran tak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja yang disepakati sebelumnya.

“Sebagian sudah ada yang ambruk, meski pekerjaannya belum selesai,” kata Aji, salah satu warga Pulau Giliyang, Senin (8/06)

Aji mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan Pelabuhan Giliyang itu dimulai sejak 26 September hingga pada 29 Desember 2019 lalu. Namun hingga waktu yang ditetapkan pembangunan tersebut masih belum dapat diselesaikan, maka masa pekerjaan diperpanjang hingga Februari 2020.

Baca Juga:  Wanita asal Sumenep Ini Bertarif 500 Ribu Sekali Kenca

Sayangnya, hingga waktu perpanjangan kontrak berakhir pada bulan Februari 2020, ternyata kontraktor pemenang tender itu masih belum juga bisa menyelesaikan pekerjaannya.

Melihat hal tersebut, sebagai pengguna anggaran dari dana hibah Pemprov Jatim yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep terpaksa harus memutus kontrak kerja.

“Selama terhenti beberapa bulan dari pengerjaan hingga hari ini dermaga yang dibangun kini malah ambruk di beberapa bagian tubuh dermaga,” lanjut Aji.

Sori, juga salah satu warga sekitar membenarkan atas hal tersebut, bahwa ia mengatakan pembangunan dermaga tersebut sudah terbengkalai beberapa bulan sejak habis masa perpanjangan kontrak.

Baca Juga:  Setelah Menuduh Mau Maling, Pemuda Asal Kacongan Sumenep Pukul Wajah Sulhan

“Iya benar, sudah ambruk, Mas. Habis kontrak itu, lalu gak dikerjakan lagi,” jelasnya pada Suarabangsa, Senin (8/06) malam.

Harapan untuk memiliki dermaga baru di Pulau Giliyang, Sori sebagai warga setempat awalnya merasa sangat terbantu, menurutnya jika dermaga tersebut bisa beroperasi maka akan menjadi akses baru menuju pelabuhan Dungkek. Namun, harapan Sori sebagai warga Giliyang akhirnya sirna begitu saja, saat melihat proses pembangunan dermaga tersebut harus dihentikan.

“Yang jelas saya kurang paham perihal ambruknya bangunan itu, tiba-tiba saja saya tau ya sudah ambruk begitu,” tuturnya.

Baca Juga:  Berikut Daftar Kecamatan Zona Merah di Sumenep, Sekaligus Jumlah Kasus Positifnya

Namun, Sori masih berharap pemerintah segera memperbaiki kembali dan melanjutkan pembangunan dermaga tersebut hingga secara resmi dapat dioperasikan.

“Apalagi di sini (Giliyang.red) sudah jadi tempat wisata dengan adanya Ogsigen terbaik, maka pembangunan dermaga tersebut juga nantinya akan banyak bermanfaat bagi para wisatawan,” tandasnya.

Berita Terkait

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang
Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning
Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni
Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes
TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026
Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi
Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan
Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru