Dituding Tak Cinta Lingkungan, PT Garam Sumenep Langsung Lakukan Bersih-Bersih

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala Wirasta) menggelar aksi teaterikal di depan kantor PT. Garam Persero Kecamatan Kalianget, Selasa (06/03) kemarin.

Dalam aksi tersebut mahasiswa pecinta alam ini, menggelar aksi bisu atau tutup mulut, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes lantaran perusahaan BUMN itu dianggap tidak peduli lingkungan.

Pasalnya, Desa Pinggir Papas dan Desa Karanganyar telah menjadi sarang sampah.

Dengan adanya aksi tersebut, akhirnya PT Garam Sumenep menerjunkan karyawannya untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di Desa Pinggir Papas dan Desa Karangayar, Kecamatan Kalianget.

Baca Juga:  Bersama Awak Media, Polres Sumenep Deklarasi Pilkada Damai

Pembersihan sampah tersebut dilakukan di sekitar rumah penduduk, bersama masyarakat setempat dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep.

Kepala Pegaraman I Sumenep, H. Rofi’i mengatakan bahwa hal ini dilakukan merupakan salah satu bentuk sinergitas antara PT. Garam yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, serta masyarakat yang ada di sekitar lokasi sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan, Jum’at (06/03).

“Ini dilakukan sebagai upaya daripada kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yang mana program tersebut dilakukan oleh PT. Garam di seluruh wilayah pegaraman di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Berkas Kasus Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Sumenep Diserahkan ke Kejari

Pihaknya melanjutkan, apalagi dalam kondisi saat musim hujan seperti saat ini, jika lingkungan tidak bersih dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, demam, muntaber dan lainnya akibat dari bakteri atau kotoran sampah yang menumpuk.

Lain dari itu Staf Humas PT. Garam Persero, Fathorrahman menyampaikan, bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan berupa bak sampah untuk Desa Pinggir Papas sebanyak 300 unit, pada bulan April 2019 lalu, dan 1 unit bak kontiner sampah di Desa Pinggir Papas, serta 1 unit untuk Desa Karang Anyar di tahun 2018 lalu.

Baca Juga:  Ajak Ngopi Wartawan, Kapolda Jatim Canangkan Program Ini

“Hal ini dimaksudkan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan untuk kemudahan masyarakat membuang sampah di tempat yang sudah tersedia, sekaligus ini merupakan edukasi buat anak-anak generasi kita,” tutupnya.

Leave a Reply