Dituding Tak Cinta Lingkungan, PT Garam Sumenep Langsung Lakukan Bersih-Bersih

- Admin

Minggu, 8 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala Wirasta) menggelar aksi teaterikal di depan kantor PT. Garam Persero Kecamatan Kalianget, Selasa (06/03) kemarin.

Dalam aksi tersebut mahasiswa pecinta alam ini, menggelar aksi bisu atau tutup mulut, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes lantaran perusahaan BUMN itu dianggap tidak peduli lingkungan.

Pasalnya, Desa Pinggir Papas dan Desa Karanganyar telah menjadi sarang sampah.

Dengan adanya aksi tersebut, akhirnya PT Garam Sumenep menerjunkan karyawannya untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di Desa Pinggir Papas dan Desa Karangayar, Kecamatan Kalianget.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Geruduk Kantor PLN

Pembersihan sampah tersebut dilakukan di sekitar rumah penduduk, bersama masyarakat setempat dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep.

Kepala Pegaraman I Sumenep, H. Rofi’i mengatakan bahwa hal ini dilakukan merupakan salah satu bentuk sinergitas antara PT. Garam yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, serta masyarakat yang ada di sekitar lokasi sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan, Jum’at (06/03).

“Ini dilakukan sebagai upaya daripada kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yang mana program tersebut dilakukan oleh PT. Garam di seluruh wilayah pegaraman di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Kampung Nelayan di Surabaya Diserang Angin Kencang dan Air Pasang, Ditpolair Bantu Warga

Pihaknya melanjutkan, apalagi dalam kondisi saat musim hujan seperti saat ini, jika lingkungan tidak bersih dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, demam, muntaber dan lainnya akibat dari bakteri atau kotoran sampah yang menumpuk.

Lain dari itu Staf Humas PT. Garam Persero, Fathorrahman menyampaikan, bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan berupa bak sampah untuk Desa Pinggir Papas sebanyak 300 unit, pada bulan April 2019 lalu, dan 1 unit bak kontiner sampah di Desa Pinggir Papas, serta 1 unit untuk Desa Karang Anyar di tahun 2018 lalu.

Baca Juga:  Sebelum Ketemu Warga, Puan Maharani Sempat Kunjungi Pulau Oksigen

“Hal ini dimaksudkan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan untuk kemudahan masyarakat membuang sampah di tempat yang sudah tersedia, sekaligus ini merupakan edukasi buat anak-anak generasi kita,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB