H- 2 Lebaran Bapak dan Anak Kompak Jualan Sabu Hingga Diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep

- Admin

Senin, 25 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Jelang lebaran 4 orang warga Sumenep terpaksa harus digelandang ke Mapolres Sumenep oleh Tim Satresnarkoba di Dusun Opelan Timur, Desa Mantajun Kecamatan Dasuk Sumenep pada, Jum’at (22/05) pukul 16:30 WIB.

Ke 4 orang tersebut adalah Jatim Ashari (48), Moh Yusril Ashari (19), dan Misna (22) yang ketiga orang tersebut adalah warga Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, serta Bambang Hermanto (39) warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

Ke 4 orang tersebut pasalnya diketahui sedang melakukan transaksi dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Kemudian setelah diketahui informasi tersebut, maka langsung dilakukan lidik oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep yang dipimpin langsung oleh IPTU Agus Rusdiyanto, (KBO RESNARKOBA).

“Kemudian mendapat informasi bahwa terlapor sedang melakukan transaksi di rumahnya di Mantajun,” jelas Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

Baca Juga:  Berikut Daftar Kecamatan Zona Merah di Sumenep, Sekaligus Jumlah Kasus Positifnya

Penggerebekan pun dilakukan oleh Tim Satresnarkoba Polres Sumenep, disertai penangkapan terhadap terlapor di rumahnya, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti pada saku celana bagian belakang yang dipakainya serta tas pinggang milik terlapor Jatim Ashari.

“Masing-masing ditemukan 1 poket plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu, kemudian di temukan lagi di kamar terlapor sebanyak 5 poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu,” lanjut Widiarti.

Setelah barang bukti tersebut ditunjukkan oleh terlapor Jatim Ashari dan Moh. Yusril Ashari, pada akhirnya keduanya mengakui bahwa telah menjual narkotika jenis sabu-sabu pada terlapor Bambang Hermanto sebanyak 1 poket plastik klip kecil.

Menurut terlapor, bahwa sebelumnya narkotika jenis sabu tersebut didapat dari Misna dan yang akhirnya pun mengakuinya. Selanjutnya semua terlapor berikut barang buktinya langsung diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Gedung Bekas SD Mayangrejo Bojonegoro akan Menjadi Tempat Transformasi Koperasi Merah putih Desa Mayangrejo

Barang bukti yang diamankan dari Jatim Ashari berupa 2 poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 0,36 gram, 0,30 gram (berat keseluruhan ± 0,66 gram), 8 (delapan) pack platik klip kecil merk G tik, 1 unit HP lipat merk Samsung warna silver, Uang tunai sebesar Rp. 200.000.-(dua ratus ribu) hasil penjualan, 1 buah tas pinggang warna hitam sebagai tempat mnyimpan sabu, Sobekan kertas Alumunium foil sebagai bungkus sabu, 2 buah perangkat alat hisap berupa Bong yang terbuat botol kaca dan botol plastik, serta 1 buah korek api gas warna putih bening.

Selanjutnya yang berhasil disita dari Moh. Yusril Ashari berupa 5 poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 1,18 gram, 1,16 gram, 1,16 gram, 1,14 gram, 0,96 gram (berat keseluruhan ± 5,6 gram), 2 plastik klip kecil dan sobekan plastik ukuran sedang sebagai bungkus sabu, uang tunai sebesar Rp. 20.465.000.-(dua puluh juta empat ratus enam puluh lima ribu rupiah) hasil penjualan sabu, 1 unit Hp merk OPPO warna merah, 1 unit timbangan elektrik warna biru kombinasi silver, dan 1 buah dompet bertuliskan Toko Mas sebagai tempat menyimpan sabu.

Baca Juga:  Dicelurit Warga Karangbudi, Warga Sumenep Mulutnya Robek

Dari Bambang Hermanto berhasil disita barang bukti berupa 1 (satu) poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,26 gram, serta 1 unit sepeda motor merk Honda Vario No.pol: M-3289-WJ warna merah kombinasi hitam.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pengetrapan Pasal 114 ayat (1), (2) Subs. Pasal 112 ayat (1), (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkas Widiarti.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB