Gerebek Apartement di Surabaya, Polda Jatim Temukan Ganja Sintetis

- Admin

Jumat, 7 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Bersama Polda Metro Jaya, melakukan penggerebekan di Apartement High Point Jalan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Jum’at (7/2/2020).

“Dalam pengerebekan kali ini, menemukan home industri pembuatan Ganja Sintetis yang dibuat secara kimiawi, dengan empat pelaku,” ujar Wadiresnarkoba Polda Jatim, AKBP Nasriadi.

Ke-empat pemuda yang berhasil diamankan yakni Aris (30), Wahab (24), Bondet (30), ketiganya warga Sidoarjo. Serta Riko (18), asal Kalianak Surabaya.

“Selain 4 pemuda ini, di dalam kamar juga ada 2 perempuan di bawah umur. Namun keduanya dilepas setelah dilakukan tes urine dan hasilnya negatif,” ucapnya.

Baca Juga:  Polda Jatim Kembalikan 152 Kendaraan di Gebyar Expo Pengembalian Barang Bukti

Pihaknya juga menjelaskan, dalam penggerebekan ini, dilakukan oleh petugas gabungan dari anggota Polda Metro Jaya, Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya.

“Kita lakukan penggerebekan sekitar pukul 06.00 Wib,” kata Wadiresnarkoba Polda Jatim.

Dalam penggerebekan ini, anggota menemukan sedikitnya 5 kilogram ganja sintetis kering, sebagian sudah dikemas siap diedarkan.

“Dan juga, terdapat beberapa alat peracik, seperti timbangan digital dan sprayer yang diduga digunakan pelaku untuk meracik ganja sintetis,” ungkapnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, merupakan dari hasil pengembangan, dari kasus yang ditangani Polda Metro Jaya, di beberapa waktu lalu, dengan hasil barang bukti, 25 kilogram ganja sintetis, dan 7 tersangka.

Baca Juga:  Ditinggal Pergi ke Sawah, Rumah Seorang Petani di Jrengik Sampang Ludes Terbakar

Dengan ganja sintetis ini, Nasriadi menjelaskan, merupakan jenis ganja baru yang pembuatannya melalui proses kimiawi.

Yaitu, menggunakan bahan baku Tembakau Gayo dari Cianjur yang dicampur dengan berbagai bahan kimia lain seperti alkohol dan essence.

“Dengan cara mencampurkan beberapa bahan kimia, contohnya alkohol berkadar 98 persen. Kemudian bahan-bahan pewarna dan rasa,” jelasnya.

Ia mengatakan, dengan harga ganja sintetis lebih mahal, ada rasa-rasa, dibanding ganja pada umumnya, lebih mahal ini.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru