Istrinya Digoyang Temannya, Pria Probolinggo Ini Kalap

- Admin

Kamis, 28 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Geram istrinya kerap digoyang temannya, Nanang Budiarto (25), pria asal Kecamatan Leces Probolinggo ini kalap.

Pasalnya, temannya yang bernama Slamet Widodo (25) diduga memperkosa istrinya hingga tiga kali. Pelaku menghabisi Slamet di rumah korban pada Sabtu (23/11) lalu. 

“Dibilang menyesal, ya menyesal. Tapi tidak enak kalau terus dibiarkan perbuatannya itu,” terang Nanang kepada wartawan di Mapolres Probolinggo, seperti dikutip dari INews, Kamis (28/11).

Nanang menambahkan, istrinya dan temannya yang menikmati istrinya tidak terlibat perselingkuhan. Korban memaksa sang istri melayani korban dalam kondisi di bawah tekanan.

Baca Juga:  Sejumlah PJU dan Kapolsek di Lingkungan Polres Probolinggo Dimutasi

“Istri saya bilang dia dipaksa dan diancam. Tidak ada selingkuh, dan korban melakukannya di rumah saya,” imbuhnya.

Sementara, Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto berdasarkan keterangan istri pelaku dan korban, menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan pemerkosaan.

Jadi korban sengaja datang ke rumah pelaku untuk minta dilayani oleh istri temannya itu dan mengancam perempuan itu.

“Ketika aksi kedua, istri pelaku bercerita, dan pelaku mendatangi korban supaya dia menjauhi istrinya,” terang Eddwi.

Namun korban tetap mendatangi istri pelaku hingga terjadilah aksi pembunuhan ini. Padahal, hubungan antara pelaku dengan korban merupakan teman karib yang sudah saling kenal sejak kecil.

Baca Juga:  Amankan Pilkades Serentak, Polres Probolinggo Turunkan Ratusan Personel

“Iya mereka berdua ini teman sejak kecil,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru