Bupati Probolinggo Serahkan SK Pengangkatan PPPK

- Admin

Selasa, 23 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2020 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Selasa (23/02).

Hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Inspektur Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono dan Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro.

Sebanyak 156 orang PPPK yang berkesempatan menerima SK Bupati Probolinggo. Sementara Surat Keputusan (SK) PPPK diserahkan secara simbolis oleh Bupati Probolinggo kepada 4 (empat) orang perwakilan dari 20 orang penerima SK yang hadir di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Launching Pengunaan Tanda Tangan Elektronik

Empat orang secara simbolis menerima SK Bupati Probolinggo diantaranya Sechatun Nasiroh bertugas sebagai Guru Agama Islam di SMPN Tongas, Heru Makmum bertugas sebagai Guru Agama Islam SMPN 1 Gending, Yetti Puji Rahayuningsih bertugas sebagai Penyuluh Pertanian di BPP Kecamatan Tegalsiwalan dan Priyo Basuki bertugas sebagai Penyuluh Pertanian di BPP Kecamatan Kraksaan.

Dalam situasi pandemi Covid-19, penyerahan SK yang dilakukan dengan prosedur penerangan protokol kesehatan ini juga diikuti oleh 136 orang pegawai PPPK melalui virtual terdiri dari 70 orang pegawai PPPK di Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dan 66 orang pegawai PPPK di Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Prima Pada Masyarakat, Polda Jatim Tandatangani MoU dengan Instansi dan Lembaga

Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE menjelaskan dengan kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo merupakan suatu perubahan kenaikan status pegawai menjadi PPPK ditandai dengan Penetapan PPPK.

“Hal ini sebuah perubahan menuju kebaikan, baik berkaitan integritas dan profesionalisme untuk selalu bersemangat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Kami selaku Bupati Probolinggo akan terus berupaya dan mendorong membawa perubahan status pegawai menjadi status PPPK Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri meminta agar terus belajar, berkreasi dan berinovasi adalah hal mutlak untuk dilakukan, baik ASN maupun PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Akan Berikan Insentif Bagi Warganya yang Mau Menikah, Ini Syaratnya

“Kita dituntut harus peka dalam membaca lingkungan sekitar yaitu memecahkan sebuah permasalahan dan mencari sebuah solusi dari seluruh tantangan yang dihadapi,” tegas Bupati Tantri.

Hal yang terpenting jelas Bupati Tantri adalah kinerja para pegawai PPPK untuk lebih ditingkatkan diimbangi dengan rasa syukur atas nikmat yang telah diperolehnya.

“Rasa syukur itu bukan hanya sekedar diungkapkan. Akan tetapi, rasa syukur itu harus diwujudkan dengan cara peningkatan kinerja dan tindakan atau mengalami perubahan kinerja menjadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Konser Ungu di HUT BPR Bojonegoro: Antara Hiburan Rakyat dan Bayang-bayang Politik

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

Anggaran Jumbo Program Gayatri Disorot, DPRD Bojonegoro Desak Evaluasi Total untuk 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 16:08 WIB

Aksi Tutup Pintu’ Komisi D DPRD Bojonegoro Picu Kekecewaan Puluhan Awak Media

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:09 WIB

DPC Projo Bojonegoro Soroti Urgensi Audit Dana CSR dan Promosi BPR

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:24 WIB

Bojonegoro Darurat Upah: Puluhan Massa Lintas Sektor Kepung DPRD, Tuntut Keadilan di Tanah Kaya Minyak

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Berita Terbaru