Tak Gaji Karyawan dan ABK Dua Bulan, PT Sumekar Line Kembang Kempis?

- Admin

Kamis, 12 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, melakukan pemanggilan terhadap pihak manajemen PT Sumekar Line, yaitu salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep yang bergerak di bidang transportasi, Kamis (12/03).

Kasus pemanggilan tersebut terkait dengan kabar bahwa Anak Buah Kapal (ABK) Dharma Bahari Sumekar, kapal yang dikelolah oleh PT Sumekar Line tidak dibayar selama dua bulan.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Sumenep Subaidi, bahwa pihak PT Sumekar Line tidak membayar gaji karyawan dan ABK sudah sejak pada bulan Februari 2020 hingga saat ini.

Baca Juga:  Papan Reklame Ancam Keselamatan Warga, Pemkab Sampang Dinilai Kurang Jeli

Kata Subaidi, alasan karyawan dan ABK tidak dibayar oleh pihak PT Sumekar Line beberapa bulan terakhir, pihak PT mengatakan bahwa menurutnya akhir-akhir ini penumpang kapal yang cenderung mulai sepi.

Tentunya Hal itu, kata Subaidi menyebabkan Kapal Dharma Bahari Sumekar gagal melakukan pelayaran sebanyak 2 kali.

Atas hal itu tentunya masyarakat kepulauan yang jelas akan merasa dirugikan karena perekonomian masyarakat kepulauan menjadi tersendat.

“Satu sisi terindikasi bahwa itu memang sebetulnya bukan karena ada kerusakan kapal dan semacamnya, tapi karena faktor ABK nya yang enggan untuk berlayar,” kata Subaidi.

Baca Juga:  Gelar MoU Bersama PT Garam dan Pegadaian Sumenep, PC Muslimat NU Sumenep Teken Nota Kesepakatan 'Arum Haji'

Namun, Subaidi melanjutkan bahwa pada rapat yang dihadiri langsung oleh perwakilan ABK, Karyawan, dan Direktur Operasional PT Sumekar Line itu, pihak perusahaan menyatakan berjanji akan segera melunasi tanggungan pada ABK dan karyawannya yang selama dua bulan terakhir tidak dibayar.

“Pihak perusahaan sudah berjanji akan membayar gaji mereka dalam waktu dekat ini,” tambahnya.

Sementara itu, alasan Direktur Operasional PT Sumekar Line, Zainal Arifin mengatakan bahwa hal itu hanya keterlambatan pembayaran saja.

Selain itu juga, pihak perusahaan membantah atas informasi terjadinya defisit keuangan PT Sumekar Line. Namun menurutnya hal lain yang menyebabkan ABK dan karyawannya tidak dibayar karena ada sedikit peralihan manajemen.

Baca Juga:  Pajero Sport Hantam Pembatas Jalan

“Jadi ini karena penumpang sepi, karena banyak kapal perintis yang berlayar ke kepulauan, tapi beberapa bulan kedepan perintis kita juga akan beroperasi,” katanya.

Diketahui bahwa ada sekitar 100 ABK dan karyawan yang belum dibayar di bulan ini, dengan jumlah tagihan gaji mencapai Rp 251.000.000.

“Dalam waktu dekat akan kami bayar,” tutup Zainal.

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Sabtu, 19 September 2026 - 11:47 WIB

Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni

Jumat, 18 September 2026 - 11:07 WIB

Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes

Kamis, 17 September 2026 - 19:13 WIB

Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:35 WIB

Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan

Rabu, 16 September 2026 - 14:56 WIB

Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Rabu, 16 September 2026 - 14:52 WIB

Dugaan Penyerobotan Lahan Waris di Desa Setren Mengemuka dalam Hearing DPRD Bojonegoro

Rabu, 16 September 2026 - 12:42 WIB

Batik Berlayar di Sungai Kalimas, Wajah Baru Peringatan HBN 2026 Surabaya

Berita Terbaru