Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

- Admin

Jumat, 23 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Ar-Rahmad hingga Abu Dharin, memadati Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (22/10/2026) pagi.

Mereka hadir untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, selaku inspektur upacara dengan didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah.

Berdasarkan pantauan tim SuaraBangsa.co.id di lokasi, kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro. Di antaranya Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, serta Kajari Bojonegoro Mohamad Rohmadi.

Baca Juga:  Satu Tahun Pemerintahan Wahono-Nurul, Begini Curhatnya Bupati

Selain itu, hadir pula jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan se-Kabupaten Bojonegoro.

Dalam Sambutan,Bupati H, Setyo Wahono membacakan pidato resmi Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Menag menegaskan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum bersejarah untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Lanjutnya,Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 menjadi pemicu perlawanan rakyat yang memuncak pada peristiwa bersejarah 10 November 1945 di Surabaya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Bojonegoro: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik Menu Gizi, Sepanjang Sesuai Fakta Sah-Sah Saja

“Mengenang jasa para pendahulu tidak cukup hanya dengan upacara seremonial. Kita harus melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujar Setyo Wahono saat membacakan amanat Menag.

Menag juga menekankan pentingnya peran santri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Santri diimbau untuk tidak berkecil hati dan terus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan tradisi pesantren. Santri diharapkan mampu mengisi berbagai bidang strategis, mulai dari ulama, ilmuwan, pengusaha, hingga pemimpin bangsa.

Selain itu, pidato tersebut menggarisbawahi komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kini membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai Unit Eselon I di Kementerian Agama. Kehadiran direktorat ini diharapkan dapat memperkuat tiga fungsi utama pesantren, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Waka Polres Sampang Arogan, Hardik Wartawan Tanpa Alasan yang Jelas

Peringatan HSN 2026 di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya terpusat di Alun-Alun Kabupaten, tetapi juga dilaksanakan serentak melalui apel bendera di 28 wilayah kecamatan.

Rangkaian acara di Alun-Alun Bojonegoro ditutup dengan pertunjukan tari kolosal yang dibawakan oleh sekitar 600 santri dari berbagai pesantren. Usai sajian seni budaya tersebut, jajaran pimpinan daerah dan tamu undangan melakukan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis
Malam Resepsi HJB ke-349 Berlangsung Sederhana dan Khidmat di Pendopo Malowopati
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB