Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

- Admin

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, menegaskan bahwa nyala Api Abadi memiliki makna simbolis agar semangat bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak pernah padam.

Hal tersebut disampaikannya saat memberi sambutan dalam prosesi penyemayaman Api Abadi di Bojonegoro, Senin (19/10/2026).

“Api abadi ini tidak boleh padam. Kita diajak untuk mengenang sejarah dan perjuangan para pendahulu, serta melanjutkan estafet pembangunan yang telah dirintis,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Menurutnya, kobaran api tersebut menjadi pendorong bagi seluruh elemen daerah untuk terus melangkah maju, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Setyo Wahono juga merefleksikan masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati yang telah berjalan selama 1 tahun 8 bulan. Rentang waktu tersebut dinilai telah membuahkan berbagai capaian nyata bagi Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga:  Tahun 2021, Kabupaten Probolinggo Mendapat Alokasi Pupuk 90.997 Ton

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin dengan baik. Bupati juga menekankan pentingnya memasang target tinggi demi kemajuan daerah.

“Mimpi kita harus tinggi. Dulu kami bercita-cita melampaui daerah tetangga seperti Ngawi di sektor pertanian, dan kini capaian kita melampaui target tersebut. Potensi kita harus didorong tinggi, seperti Indramayu yang menjadi lumbung pangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai program kerja yang berjalan telah mencatatkan peningkatan kinerja, mulai dari perluasan lahan pertanian, penurunan angka kemiskinan, hingga kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga:  Demonstran: Pak...!!! Ingat Lagu Pertemuan di Room 2

Dan bupati juga menambahkan dengan Target “Kota Baru” dan Branding Layanan Kesehatan sebelum akhir masa jabatan pada 2029.

Lanjutnya,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyiapkan sejumlah program strategis berbasis perencanaan terpadu (masterplan).

Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat kecamatan guna meratakan pembangunan.

“Kami ingin ada kota-kota baru di tiap kecamatan. Masterplan-nya sudah ada, semoga sebelum masa jabatan saya berakhir di 2029 rencana ini bisa terwujud,” tuturnya.

Imbuhnya,Selain sektor ekonomi dan pertanian, Pemkab Bojonegoro juga mendorong penguatan layanan kesehatan rujukan. Bupati Setyo Wahono juga bermimpi menjadikan rumah sakit daerah di Bojonegoro sebagai fasilitas kesehatan unggulan dan rujukan spesialis, seperti penanganan penyakit tulang hingga penyakit dalam.

Baca Juga:  Hari Lingkungan Hidup, Bupati Bojonegoro Lakukan Bersih Bersih Kali Ngunut Bersama Warga

“Mimpi saya, bagaimana rumah sakit kita menjadi rumah sakit unggulan dan rujukan. Misalnya orang sakit tulang atau paru-paru, bisa datang berobat ke Bojonegoro. Minimal branding ini kita bangun dan mulai dari sekarang,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara toleransi dan menjaga kondusivitas wilayah demi mewujudkan Bojonegoro yang berdaya saing.

Usai memberikan arahan, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Bojonegoro sebagai simbol rasa syukur dan komitmen pemerintah daerah untuk tetap dekat dan melayani masyarakat. Suasana tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Malam Resepsi HJB ke-349 Berlangsung Sederhana dan Khidmat di Pendopo Malowopati
Meriah, Kirab Api HJB ke-349 Singgah di Malo: Camat Beny Subiakto Berharap Jadi Pemicu Semangat dan Potensi Wisata
Unik, Arakan Api HJB ke-349 Gunakan Mobil Hias KDMP Berpelat ‘Gibran’
DPC Gerindra Pamekasan Lakukan Bersih Bersih dan Salurkan Air Bersih
Dukung Kemandirian Ekonomi Desa, Pemkab Bojonegoro dan KemenPAN-RB Perkuat Operasional KDKMP
Sambut HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Gelar Ziarah dan Doa Bersama di Makam Leluhur
Usung Semangat ‘Gumregah Tani’, Pemkab Bojonegoro dan HKTI Gelar Fun Farmer Day 2026
Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Arak-arakan Api Abadi HJB ke-349 Singgah di Trucuk Sebelum Puncak Acara di Kota

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan, Pemkab Sumenep Dukung Penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara

Selasa, 22 September 2026 - 22:41 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Festival Tani Ganding 2026 Jadi Percontohan Ivent Kecamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 22:13 WIB

Bupati Sumenep Apreasiasi Tatorbangan Ritual Culture, Wujud Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:07 WIB

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:07 WIB

Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:26 WIB

Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya

Berita Terbaru