Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

- Admin

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Golkar, Eko Wahyudi, menggelar pertemuan silaturahmi bersama ratusan penyuluh pertanian, perikanan, dan kehutanan se-Kabupaten Bojonegoro di salah satu Hotel di Bojonegoro, Sabtu (9/5/2026).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi lapangan guna menjaga produktivitas pangan di tengah ancaman fenomena iklim El Nino.

Eko Wahyudi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik(DPR) Indonesia masa jabatan 2024–2029.
Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Timur IX dan Fraksi Partai Golongan Karya.

Eko Wahyudi menekankan pentingnya peran penyuluh sebagai jembatan utama antara program pemerintah pusat dengan kondisi riil di tingkat petani.

Baca Juga:  Mantan Napi Teroris dan Mantan JI Bojonegoro, Silahturahmi ke Bupati Bojonegoro

Ia menyoroti masih adanya celah komunikasi di mana sejumlah petani mengaku belum mengenal penyuluh di wilayahnya.

“Penyuluh tidak hanya bertugas mendampingi secara teknis, tetapi harus menjadi bagian dari keluarga petani. Kehadiran fisik di lapangan sangat krusial agar pendampingan berjalan maksimal,” tegas politisi Golkar tersebut.

Selain penguatan SDM, agenda utama pertemuan ini adalah mitigasi risiko kemarau panjang. Berdasarkan prediksi BMKG, El Nino diperkirakan akan berdampak pada ketersediaan air di ribuan hektare lahan pertanian di Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Ia mengajak seluruh stakeholder untuk mempercepat langkah antisipasi melalui perbaikan infrastruktur irigasi dan penyediaan bibit unggul.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Implementasi Kartu Tani, Tim Deputi III Kantor Staf Kepresidenan Kunjungi Dinas Pertanian Sampang

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani agar produksi kita tidak merosot akibat cuaca ekstrem,” ujar Nurul.

Di sisi lain, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro melaporkan capaian positif dalam setahun terakhir.
Produksi pertanian di Bojonegoro tercatat mengalami kenaikan signifikan dari 710 ribu ton menjadi 856 ribu ton.

Guna mempertahankan prestasi tersebut, Koordinator Penyuluh Kabupaten Bojonegoro, Selvi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengaktifkan kembali aplikasi “E-laku”. Aplikasi ini berfungsi sebagai sarana pelaporan aktivitas penyuluh secara real-time sekaligus memperketat pengawasan kinerja di lapangan.

Baca Juga:  Turut Bantu Pemerintah, DPC PWRI Sumenep Turut Bagi-bagi Sembako Kepada Terdampak Covid-19

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Melalui aplikasi ini, setiap kendala yang ditemukan petani di lapangan dapat segera dilaporkan dan dicarikan solusinya bersama pemerintah daerah,” pungkas Selvi.

Acara ditutup dengan sesi dialog interaktif yang membahas solusi konkret terkait distribusi pupuk bersubsidi dan strategi pengendalian hama terpadu menjelang musim tanam berikutnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru