Cek Kesiapan Implementasi Kartu Tani, Tim Deputi III Kantor Staf Kepresidenan Kunjungi Dinas Pertanian Sampang

- Admin

Senin, 7 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam rangka monitoring dan evaluasi implementasi penyaluran pupuk bersubsidi, tim Deputi III Kantor Staf Kepresidenan melakukan kunjungan ke kantor Dinas Pertanian Sampang. Kunjungan tersebut, untuk memonitor perkembangan implementasi Kartu Tani dalam penyaluran pupuk subsidi serta integrasi Kartu Tani dengan e-RDKK.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, hadir dalam kunjungan itu, Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Panutan Sulendrakusuma, Tenaga Ahli Utama Bustanul Arifin, Tenaga Terampil Khaira Abdillah serta dua orang Tenaga Ahli Madya Kedeputian III Kantor Staf Kepresidenan, yakni Wisnu Aji Nugroho dan Asmiati Malik.

Hadir juga Kasi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Edi Purwanto dan didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang Suyono.

Baca Juga:  Tanpa Rambu Peringatan, Proyek Galian SPAM di Jalan Ketapang Sampang Dikeluhkan Warga

“Kunjungan mereka untuk memberikan dukungan dalam percepatan pelaksanaan program prioritas nasional dan juga pengelolaan isu strategis dengan turun langsung mengecek ke kios-kios dan juga ke sejumlah petani,” ucap Suyono, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (7/12/2020).

Menurut Suyono, program Kartu Tani dari Kementan ini untuk memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi melalui aplikasi e-RDKK.

“Dengan adanya kartu tani, nantinya para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Langkah seperti ini juga efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk mengoptimalkan rencana tersebut, pihaknya terus melakukan evaluasi maupun perbaikan sebagai upaya agar seluruh petani di Kabupaten Sampang bisa memiliki Kartu Tani.

Baca Juga:  Usai Sholat Berjamaah bersama Warga, Ini Pesan Satgas Ops Bina Kusuma Semeru 2021 Polres Sampang

“Di tahun 2020 yang siap menerima kartu tani atau sudah di entry sebanyak 124.471 NIK (petani, red) dan Alhamdulillah di tahun 2021 nanti, total yang sudah ter-entry sebanyak 161.143 petani se Kabupaten Sampang,” bebernya.

Suyono memastikan, pola distribusi pupuk subsidi yang menggunakan Kartu Tani akan dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti mesin EDC. Ia mengatakan di masa transisi ini petani diharapkan bisa mengetahui penggunaan dan manfaat Kartu Tani.

Baca Juga:  Hasil Rekapitulasi Manual KPU Sumenep, Fauzi-Eva Unggul 3,8 Persen

“Kita akan maksimalkan pola distribusi agar pupuk subsidi benar-benar bisa diterima oleh petani yang membutuhkan. Oleh karena itu, pola distribusi terus kita perbaiki, baik dari pendataan melalui e-RDKK hingga menggunakan Kartu Tani. Kita pastikan dahulu kesiapannya sebelum Kartu Tani diterapkan secara efisien,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada setiap petani untuk tidak khawatir, karena sudah ada kebijakan pemerintah dalam rangka mempermudah petani untuk memperoleh pupuk bersubsidi.

“Buat petani yang belum memahami mekanismenya, kita harapkan segera memahami cara baru ini. Kita yakin cara ini akan efektif, karena dengan Kartu Tani pola pendistribusian akan tepat sasaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Kapolres Bojonegoro: Polwan Harus Jaga Marwah Polri di Dalam dan Luar Dinas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Peringati Maulid Nabi, Dandim Bojonegoro Tegaskan Pentingnya Integritas dan Moral Prajurit

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sabet Penghargaan Kategori A dari Kapolri, Kapolres Bojonegoro: Ini Bukan Tujuan Akhir

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Dukungan Sponsor Sukseskan Peringatan HUT ke-81 RI di Desa Sukowati Bojonegoro, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H Gelar Silaturahmi dengan Awak Media

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Sinergi Jogo Bojonegoro: Kapolres Baru Sambangi Padepokan PSHT Perkuat Kamtibmas

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kapolda Jatim : Tak Ada Indikasi Kerusuhan, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:33 WIB

Pererat Kemitraan Dengan Jurnalis, Kapolresta Sumenep Akan Siapkan Media Center di Mapolresta

Berita Terbaru