Mantan Napi Teroris dan Mantan JI Bojonegoro, Silahturahmi ke Bupati Bojonegoro

- Admin

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Mantan Napi (Nara Pidana) Teroris Bojonegoro dan juga mantan Anggota JI (Jamaah Islamiyah) Bojonegoro yang tergabung dalam Yayasan KARIMON (Karya Inspirasi Harmoni) Bojonegoro melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono di Rumah Dinas Bupati, Selasa (6/5/2025).

Kegiatan bertemu Bupati Bojonegoro ini, Karimon memperkenalkan diri sebagai perkumpulan yang terdiri dari mantan Napiter dan Mantan JI yang sudah kembali ikrar ke NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan kembali di masyarakat untuk berbuat manfaat kepada masyarakat Bojonegoro baik melalui bidang pendidikan, dakwah, maupun kesejahteraan.

Disampaikan oleh Ketua Yayasan KARIMON Arif Budi Setiawan dihadapan Bupati Bojonegoro menjelaskan sekilas tentang kondisi para mantan Napiter dan JI Bojonegoro yang ingin melanjutkan kegiatan kebaikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat, dan juga beberapa kendala upaya dalam berbagai kegiatan terutama dalam bidang pendidikan dan juga kesejahteraan.

Baca Juga:  Plafon Gedung DPRD Bojonegoro Ambrol Lagi, Bukti Proyek Mewah Bermental Murah?

“Kita Karimon ini berasal dari Jaringan dimana banyak masyarakat yang tidak suka pada kami yang dulu, namun kami sekarang terus berupaya bagaimana bisa memberikan manfaat kebaikan bagi masyarakat dan juga Pemerintah, dengan upaya berjamaah dalam Karimon kami berharap pemerintah dan masyarakat membuka peluang kepada kami untuk bergerak dalam bidang kebaikan di masyarakat,” terang Arif.

Ustad Handoko juga menyampaikan bahwa tentang sejarah perubahan Jamaah Islamiyah setelah pembubaran adalah ingin berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berakhlak Islami.

Beberapa masukan dan usulan dari beberapa lainnya juga disampaikan kepada Bupati Setyo Wahono terutama soal Pendidikan dan juga Kegiatan sosial serta Kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Pemdes Banjar Talela Camplong Bersama BPN Sampang Salurkan 100 Sertifikat Program PTSL untuk Tahap Awal

Hadir dalam kegiatan silaturahmi ini, diantaranya Petinggi Jamaah Islamiyah ustad Hanodok, Ustad, Abror dan juga mantan Eks JI dan Eks Napiter lainnya yang didampingi oleh Tim dari Densus 88 AT (Detasmen Khusus Anti Teror) sekaligus sebagai Pengawas Karimon, dan Juga Sasmito yang juga Pengawas dari Karimon.

Dihadapan para eks JI dan Eks Napiter yang hadir, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa Secara pribadi dirinya tidak pernah mendengar ada penolakan terhadap aktivitas dakwah dan sosial yang dilakukan oleh mereka ketika dulu masih di Jamaah Islamiyah, menurutnya Mungkin karena tidak tahu atau menganggap itu bukan masalah, karena semua orang akan fokus pada perilaku. Bukan pada afiliasi kelompok.

“Saya Sebagai bupati tidak membeda-bedakan antara mantan pengikut kelompok tertentu dengan masyarakat pada umumnya. Asalkan semua berperilaku baik dan ingin bekerjasama dalam kebaikan, pihaknya akan siap mendukung,” Ungkap Mas Bupati Bojonegoro.

Baca Juga:  Toyota Innova Kecelakaan di Tol Madiun, Satu Penumpang Meninggal

Mas Bupati (Panggilan Akrab Setyo Wahono. Red) juga menyampaikan akan menindak lanjuti apa yang menjadi usul saran serta harapan dan keinginan untuk memberikan hal yang terbaik bagi masyarakat.

“Untuk soal pendidikan guna memperbaiki akhlak yang mulia di masyarakat saya sangat mendukung, dan akan kita bantu sesuai regulasi pemerintahan untuk kebaikan semua,” Ujar Mas Wahono.

Bupati juga mengajak para mantan Eks Jamaah Islamiyah dan Mantan Teroris ini untuk menjaga kebersamaan dimasyarakat saling mengasihi dan meningkatkan toleransi demi sebuah harapan besar untuk menjalankan misi visi Yayasan KARIMON dan demi kebaikan semua.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB