Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

- Admin

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menanggapi dinamika politik nasional terkait pengakuan salah dan permohonan maaf pakar digital forensik Rismon Sianipar kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro, Mustakim, memberikan pernyataan tegas.

Mustakim menilai bahwa langkah Rismon Sianipar yang mendatangi kediaman Jokowi di Solo pada 12 Maret 2026 untuk meminta maaf atas kesalahan analisis ijazah adalah bukti sahih bahwa selama ini ada upaya sistematis untuk melakukan”pembunuhan karakter” terhadap Jokowi.

Dalam keterangannya, Mustakim menyoroti bahwa tuduhan yang selama ini digelorakan oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan kelompoknya bukan sekadar kritik biasa, melainkan sebuah kejahatan demokrasi.

Baca Juga:  Di Wisuda Siswa TK PKK Tanjungharjo II dan SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro ada Jokowi

“Apa yang dilakukan kelompok ini adalah upaya downgrade nama baik Bapak Jokowi dan bullying terhadap keluarga beliau secara terencana. Ini bukan lagi soal kebebasan berpendapat, tapi sebuah modus terselubung untuk mendelegitimasi kepemimpinan nasional dengan kebohongan,” tegas Mustakim.

Mustakim mengapresiasi kesadaran Rismon Sianipar yang akhirnya mengakui keaslian ijazah Jokowi sebagaimana yang telah dinyatakan resmi oleh pihak UGM.

Namun, bagi Projo Bojonegoro, permintaan maaf saja tidaklah cukup untuk menghapus kegaduhan yang telah terjadi selama bertahun-tahun.
Mustakim mendesak pihak kepolisian, khususnya Polri, untuk melakukan langkah hukum yang lebih dalam,
Hentikan Spekulasi,Dengan adanya pengakuan salah dari internal kelompok mereka sendiri (Rismon), tidak ada alasan bagi Polri untuk ragu menjerat Roy Suryo dkk atas dugaan penyebaran berita bohong.

Baca Juga:  Falakiyah NU Sampang: Hilal Terlihat 3 Derajat dari Pelabuhan Taddan Camplong

Mustakim meminta Polri menyelidiki siapa dalang di balik gerakan ini. “Uang dari mana mereka bisa bergerak semasif ini? Harus jelas siapa yang mendonasi mereka.
Rakyat perlu tahu apakah ada kepentingan oligarki atau aktor politik yang membiayai produksi hoaks ini,” ujar Mustakim.

Mustakim mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Bojonegoro, untuk tidak lagi terprovokasi oleh narasi-narasi sampah yang sudah terbukti salah secara ilmiah dan faktual.

“Kebenaran akhirnya menemukan jalannya. Mari kita fokus mengawal pembangunan dan persatuan, jangan lagi memberi ruang bagi para produsen hoaks yang ingin merusak tatanan demokrasi kita,” pungkasnya.

Baca Juga:  Guna Turunkan Angka Stunting dan Anemia, Dinkes Pamekasan Gandeng Sekolah

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Waduk Pacal dan Embung Tersier Pacal Dangkal, Bojonegoro Desak BBWS Turun Tangan
Mediasi Sempat Alot, Akhirnya 10 Eks Karyawan PT BAI Bojonegoro Sepakat Damai
Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru