BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kebakaran hebat menghanguskan tiga unit kendaraan di Jalan Setyobudi, RT 10 RW 02, Desa Klangon, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (5/2/2026) malam. Insiden ini memicu aksi tanggap darurat kolektif antara petugas keamanan, tim penyelamat, dan masyarakat setempat.
Menurut kesaksian warga di lokasi, titik api pertama kali terlihat membakar mobil Daihatsu Gran Max yang terparkir di posisi paling depan. Dalam waktu singkat, si jago merah merambat ke arah belakang dan melahap unit Suzuki Carry (Colt) serta satu unit sepeda motor matic.
Pemilik kendaraan, Agung, seorang PNS warga setempat, awalnya tidak menyadari kejadian tersebut. Beliau baru mengetahui kendaraannya terbakar setelah dihubungi oleh rekan sejawatnya, Agus, saat api sudah membesar sekitar pukul 20.10 WIB.
Melihat kobaran api yang kian beringas, warga sekitar langsung bergerak cepat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan profesional tiba. Tak berselang lama, dua armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro tiba di lokasi untuk memimpin operasi pemadaman.
Aksi pemadaman ini menunjukkan sinergi yang kuat di lapangan. Personel dari Polsek Kota, BPBD Bojonegoro, bersama petugas Damkar dan dibantu bahu-membahu oleh warga sekitar berupaya keras melokalisir api agar tidak merembet ke hunian warga yang padat.
“Semua unsur turun tangan. Petugas Damkar memimpin pemadaman, sementara pihak kepolisian, BPBD, dan warga turut membantu proses evakuasi dan memastikan api benar-benar padam,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Penyelidikan Pihak Kepolisian
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali.
Pihak Polsek Kota kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mencari tahu penyebab pasti munculnya api pada mobil Gran Max tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil berupa ludesnya dua unit mobil pick-up dan satu sepeda motor matic diperkirakan sangat signifikan. Kondisi di lokasi saat ini sudah terkendali di bawah pengamanan petugas gabungan.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















