Sampang Geger, Bayi Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Tergeletak di Sawah

- Admin

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Warga di Dusun Tretah, Desa Tolang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan tanpa busana yang ditinggal begitu saja oleh ibunya di area persawahan.

Bayi cantik itu ditemukan dalam kondisi sehat dengan tali pusar sudah terpotong. Penemuan bayi ini langsung dilaporkan ke Polsek setempat. Polisi pun bergegas menuju lokasi setelah mendapatkan laporan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, bayi perempuan itu ditemukan pada Senin (17/03/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Polisi kini memburu pelaku pembuang bayi mungil tersebut.

Baca Juga:  Niat Hati Ingin Periksa Kandungan, Ibu Muda di Sampang Ini Melahirkan di Pinggir Jalan

Peristiwa penemuan bayi bermula saat warga bernama Nurhalimah hendak mencari rumput dibelakang rumahnya. Kemudian, ia dikejutkan dengan suara tangisan seorang bayi.

Setelah dicari, akhirnya perempuan berusia 50 tahun itu menemukan bayi tersebut. Saat ditemukan bayi lucu itu tanpa busana.

“Setelah di cek, saksi ini melihat ada sesosok bayi tanpa pakaian,” kata Kapolres Sampang, AKBP Hartono dikonfirmasi melalui Kapolsek Banyuates, AKP Sunarno.

Kemudian, Nurhalimah memberitahukan kepada saksi lainnya yang bernama Sumargi (40), bahwa ada seorang bayi yang sedang menangis di sawah milik Busiri.

Baca Juga:  Kompak Mencuri, Pasutri asal Jrengik Sampang ini Kini Hidup Bersama di Penjara

“Jadi, Nurhalimah dan Sumargi ini bersama-sama mendatangi TKP untuk dilakukan pengecekan, dan ternyata benar,” ujar Sunarno.

Atas temuan itu, Sumargi pun kemudian memberitahukan kepada saksi lain yakni Rosi (35) agar segera mendatangi lokasi untuk mengambil bayi tersebut.

“Pada saat bayi itu diangkat, tali pusarnya sudah dalam keadaan terpotong. Kini bayi mungil itu di asuh oleh Rosi,” imbuhnya.

Saat ini kasus penemuan bayi masih diselidiki oleh Polsek Banyuates. Polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

Baca Juga:  Niat Melerai Percekcokan, Ketua RT di Banyuwangi Ini Dibacok

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru