Cegah Penyebaran Polio, Pemkab Bojonegoro Canangkan Imunisasi Ulang Serentak

- Admin

Selasa, 16 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menyusul terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus baru penyakit polio di Kabupaten Sampang dan pamekasan Jawa Timur, juga Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Pemerintah bersama Komite Imunisasi Nasional telah memberikan rekomendasi untuk segera merespons KLB dengan memberikan imunisasi tambahan atau yang dikenal dengan Sub Pekan Imunisasi Polio (Sub PIN Polio).

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan gerak cepat canangkan imunisasi polio ulang secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pujiningrum saat memberikan imunisasi/tetes vaksin polio bagi anak di Puskesmas Kecamatan Malo Selasa (16/01/2024).

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro: Anak Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama

Dalam pencanangan tersebut, tetes vaksin polio diberikan secara gratis dan simbolis oleh Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto bersama Sekretaris Daerah Nurul Azizah, Dan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro kepada 50 anak usia 0 hingga 7 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan, Pemerintah telah menetapkan KLB polio ini di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) pada tanggal 29 Desember 2023.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB