Jelang Nataru, Warga Pamekasan Diimbau Waspadai Covid-19 EG5 dan EG2 Varian Baru

- Admin

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Covid varian baru kembali bikin resah, pasalnya saat ini sudah terjadi lonjakan di Negara-Negara Asia Tenggara terutama Singapura.

Di Singapura sendiri bahkan sudah mencapai kasus diatas dua puluh ribu, dan hal itu pula yang menjadi atensi bagi Kabupaten Pamekasan.

Untuk Indonesia sendiri sudah ada beberapa kasus yang dilaporkan, yakni di Jakarta dan Kota-Kota besar, perhari ini (19/12/2023) ada 270 kasus yang sudah dilaporkan di Indonesia.

Sedangkan untuk Jawa Timur juga ada beberapa kasus, akan tetapi untuk Madura terutama Kabupaten Pamekasan hingga saat ini, masih belum ada kasus atau laporan yang diterima oleh RSUD Slamet Martodirdjo.

Baca Juga:  KPMM Lakukan Kegiatan Bersih-bersih Pesisir di Branta Pamekasan

Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas Covid -19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo Pamekasan dr. Syaiful Hidayat, saat ditemui oleh Wartawan Media ini di ruang kerjanya pada Selasa (19/11/2022) sore.

“Hal ini menjadi perhatian kita karena ini Covid varian baru, apalagi saat ini kita sudah mendekati hari Natal dan Tahun Baru, maka kita harus hati-hati dan waspada, karena biasanya setelah liburan panjang akan ada ledakan seperti kasus yang sudah-sudah,” kata dr, Syaiful.

Dirinya mengimbau agar Masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), dengan mencuci tangan, memakai masker dan menghindari kerumunan, karena disaat liburan panjang Nataru, akan ada banyak orang keluar masuk dari Negara atau Daerah yang mungkin sudah terjangkit Covid Varian baru tersebut, sehingga peluang untuk tertular Covid -19 sangat besar.

Baca Juga:  Pertama di Surabaya, RS National Hospital Lakukan Tindakan Operasi Vague Nerve Stimulation

“Karena saat ini Pemerintah masih belum melakukan kebijakan yakni menutup pintu masuk atau pembatasan, oleh karena itu kita harus hati-hati dan waspada sendiri,” terangnya.

Syaiful juga mengatakan bahwa memang Covid-19 EG5 dan EG2 Varian baru ini, tidak seganas seperti Covid Delta sebelumnya, bahkan diperkirakan tidak seperti Covid-19 Omycron, akan tetapi kita harus tetap waspada, karena gejala yang ditimbulkan sama seperti kasus Covid-19 sebelumnya.

“Segera lakukan Vaksin lengkap bagi yang belum vaksin, yakni vaksin ke 1,2 dan vaksin booster 3 dan 4, agar kita bisa terhindar dari Covid-19 varian baru,” pesannya kepada Masyarakat.

Baca Juga:  Persediaan Menipis, Dinkes Sampang Fokus Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru