Persediaan Menipis, Dinkes Sampang Fokus Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

- Admin

Jumat, 27 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur kembali menipis. Menyikapi hal tersebut, sejumlah Puskesmas di wilayah itu lebih memfokuskan pelayanan vaksinasi untuk tahap kedua sembari mengajukan penambahan vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Agus Mulyadi menyebut stok terakhir yang diterima sebanyak 5 ribu dosis. Jumlah tersebut diprioritaskan untuk pelayanan vaksin dosis kedua.

“Jumlah itu masih jauh dari kebutuhan vaksinasi dosis kedua yang sudah terjadwal dalam Minggu ini. Sehingga, kita terpaksa mengurangi vaksinasi dosis pertama,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (27/08/2021).

Baca Juga:  Said Abdullah Resmikan Masjid Ayu Winarti di Ponpes Al Karimiyah

Dia mengaku, jika dosis yang dipersiapkan untuk penyuntikan kedua itu tidak bisa diberikan kepada masyarakat yang baru untuk dosis pertama. Karena, dikhawatirkan tidak dapat memenuhi kebutuhan terhadap yang menjalani vaksin kedua.

“Untuk vaksin dosis kedua ini menjadi prioritas kita karena untuk menghindari “drop out” atau keterlambatan pemberian vaksin dosis kedua kepada warga penerima vaksin dosis pertama,” kata Agus.

Meskipun kini hanya fokus melayani vaksinasi tahap kedua, Agus memastikan semua warga akan tetap mendapatkan vaksinasi dosis pertama jenis CoronaVac. Jenis tersebut ada sebanyak 3.000 dosis.

Baca Juga:  Dinilai Bernada Sensitif, Satpol PP Sampang Copot Spanduk dengan Hastag 2024 Ganti Bupati

“Cukuplah untuk kebutuhan dosis pertama, silahkan teman-teman Nakes kalau mau menggunakan CoronaVac itu, cuma sementara di sistemnya masih belum jalan karena dosisnya masih dosis dua. Saya akan koordinasikan dengan pusat terkait itu,” imbuhnya.

Agus menjelaskan bahwa kebutuhan di setiap Puskesmas berbeda tergantung dari tingginya antusiasme warga di wilayah itu. Biasanya, di setiap Puskesmas ini membutuhkan antara 15 hingga 20 ribu dosis per hari.

“Sekarang kan ada BLT-DD juga ada vaksin massal untuk pelajar. Makanya, kemarin itu kita mintanya 35 ribu pada Pemrov Jatim dan pusat, tapi dapatnya cuma 5 ribu. Sisa 30 ribu dosis” bebernya.

Baca Juga:  Jazad Pemuda yang Tenggelam di Embung Robatal Sampang Berhasil Ditemukan

Dia berharap, pihaknya segera mendapat jatah vaksin lebih banyak lagi agar bisa mencapai target herd immunity alias kekebalan komunal. Meski demikian dia belum dapat memastikan kapan pendistribusian tersebut.

“Pemprov juga masih menunggu dari pusat, tetapi kita berharap vaksin tersebut segera terdistribusi mengingat saat ini antusias masyarakat sangat tinggi,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru