Dirudapaksa Suami Sepupunya, Warga Talango Hamil

- Admin

Jumat, 3 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Salah seorang warga Talango yang berinisil S diduga dihamili oleh suami sepupunya yang berinisil MR (43).

Perempuan berusia 18 tahun 7 bulan ini diketahui hamil oleh orang tuanya pada Jumat (27/12/2019) lalu. Setelah ditanya, korban mengaku ditiduri oleh MR, suami dari sepupunya.

Berdasarkan pengakuan S, orang tua korban lalu menghubungi A (25), sepupu S alias istri MR, yang tinggal di Desa Padike, Kecamatan Talango.

“Saya ditelepon kalau S hamil dan pelakunya suami saya,” terang A, saat ditemui di halaman Mapolres Sumenep, Kamis (2/01) siang.

Mendapat informasi itu, A mengaku terkejut. Namun, ia tak langsung mengintrogasi sang suami begitu saja, karena kemungkinan besar akan mengelak.

Baca Juga:  Hasil Hubungan Gelap, Perempuan di Sumenep Buang Bayinya di Gubuk

“Jadi saya tanya suami perlahan-lahan, dan akhirnya dia ngaku melakukan itu (rudapaksa, red) pada adik saya,” tuturnya.

Mendengar pengakuan sang suami, A tak bisa lagi terus bertanya. Setelah itu, hubungan mereka memburuk hingga sang suami yang ikut tinggal di rumah A, pulang ke rumah orang tuanya.

“Saya gak tanya lagi berapa kali melakukan (rudapaksa, red), atau tempatnya di mana setelah suami saya ngaku,” ujarnya.

Namun, A mengingat satu momen di mana S pernah menginap di rumahnya. Waktu itu, S yang cukup sering berada di rumah A untuk menjaga dua keponakannya (anak A dan MR), tidur bersama-sama di luar kamar.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Targetkan Seribu Orang Divaksin Setiap Hari

“Kemungkinan pas saya tidur bersama anak-anak waktu itu, suami saya melakukannya,” imbuh A.

Atas kejadian tersebut, A tak bisa ikut menyalahkan S. Bukan karena korban saudara sepupunya sendiri, melainkan S mengalami keterbelakangan mental.

“Adik saya itu mengalami keterbelakangan mental, makanya dia mungkin tidak ngerti atau berontak saat dirudapaksa, apalagi sampai cerita kejadian tersebut,” terang A.

Sementara ketika ditanyakan pada S, korban hanya menjawab dengan anggukan. Selebihnya tak ada informasi yang bisa digali dari korban.

“Makanya kami bersama orang tua S melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumenep,” imbuh A.

Baca Juga:  Seorang Perempuan dan Oknum Satpam di Sumenep Diamankan Polisi 

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S saat dikonfirmasi di Mapolres Sumenep, belum bisa memberikan keterangan lantaran sakit dan harus pulang.

“Maaf, Mas, saya lagi sakit gigi, dan saya mau pulang dulu,” katanya singkat, saat ditemui awak media di gerbang Mapolres Sumenep, Kamis (2/01) siang.

Berita Terkait

Waduk Pacal dan Embung Tersier Pacal Dangkal, Bojonegoro Desak BBWS Turun Tangan
Mediasi Sempat Alot, Akhirnya 10 Eks Karyawan PT BAI Bojonegoro Sepakat Damai
Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru