SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), dua orang pemuda babak belur dihajar massa di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (07/09/2022) kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho membenarkan adanya kejadian tersebut. Informasi di lapangan, dugaan pencurian dilakukan dua orang.
“Iya benar, saat kejadian kami langsung dapat informasi bahwa ada terduga pelaku pencurian ditangkap warga dan diamankan dirumah tokoh masyarakat setempat,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (09/09/2022).
Setelah mendapat informasi tersebut, kata Budi, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang pada saat itu didampingi anggota opsnal Reskrim Polres Sampang.
Berdasarkan keterangan dari tokoh masyarakat setempat, lanjut Budi, kronologis kejadian berawal saat salah satu dari terduga pelaku melewati Desa Rabasan, dicurigai sebagai pelaku curanmor sehingga diberhentikan dan ditanya oleh tokoh masyarakat serta warga setempat.
“Karena seringnya terjadi curanmor di Desa Rabasan itu, sehingga terduga pelaku ini ditanyain oleh tokoh masyarakat serta warga perihal siapa pelaku yang sudah mencuri sepeda motor milik warga,” beber Budi.
Kecurigaan tokoh masyarakat dan warga tersebut, imbuh Budi, bukan tak beralasan. Sebab, sebelumnya sepeda motor milik warga yang sempat di curi itu sudah berhasil ditemukan.
“Ternyata, saat ditanya oleh tokoh masyarakat dan warga, terduga pelaku ini mengakui jika pernah mencuri sepeda motor milik warga Desa Rabasan. Saat mencuri, pelaku ini bersama temannya,” ungkapnya.
Pria dengan pangkat tiga balok emas dipundak itu mengatakan bahwa untuk memastikan kebenaran dari pengakuan terduga pelaku curanmor ini, warga pun menjemput pemuda yang disebut-sebut sebagai kawanan dari terduga pelaku saat melakukan aksi curanmor.
“Pemuda yang di sebut oleh si pelaku ini kemudian dijemput untuk dikonfirmasi apakah benar keterangan dari pelaku. Ternyata, pemuda itupun mengakuinya, dan keduanya pun langsung diamankan warga setempat,” tandas Budi.
Selanjutnya, kedua terduga pelaku curanmor tersebut diamankan di Mapolres Sampang. Saat ini keduanya diperiksa intensif penyidik untuk proses pengembangan lebih lanjut.

















