Kasus Pasien Positif Covid-19 Bertambah Drastis, Kota Sampang Tetap Ramai

- Admin

Selasa, 19 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur bertambah secara drastis. Tercatat, Selasa (19/05/2020) sore, terdapat penambahan 6 orang positif terinfeksi virus Covid-19, dari sebelumnya sebanyak 5 orang. Anehnya di sejumlah lokasi termasuk pusat perbelanjaan terpantau ramai.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh suarabangsa.co.id, bahwa di pasar Srimangunan dan pusat-pusat pertokoan beraktivitas seperti biasa. Bahkan kendaraan banyak lalu lalang. Ada warga menggunakan masker. Ada juga tidak. Bahkan banyak toko tidak menyiapkan tempat cuci tangan seperti imbauan pemerintah.

Baca Juga:  Pembebasan Lahan Tak Jelas, Warga Hentikan Pengerjaan Proyek Normalisasi Sungai Kamuning

Di pasar Srimangunan seperti tidak ada wabah Covid-19. Penjual banyak yang tidak menggunakan masker. Tidak hanya itu masyarakat yang masuk di pasar tidak diwajibkan mencuci tangan. Aktivitas kendaraan pun terpantau padat.

Muhammad Iqbal (38), salah satu warga Sampang mengaku heran dengan situasi ini. “Pasien positif bertambah banyak, sementara masyarakat tidak ada kesadaran. Tetap beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya.

Dia mengusulkan pemerintah bertindak tegas. Semua masyarakat yang beraktivitas di luar rumah wajib pakai masker. “Pertokoan juga harus diberikan instruksi tidak menerima pembeli kalau tidak menggunakan masker. Begitu juga di pasar tradisional. Dengan begitu warga akan disiplin dengan sendirinya,” tandasnya.

Baca Juga:  Petakan Daerah Rawan selama Ramadhan, Polres Sampang Aktifkan Kring Serse

Untuk diketahui, total keseluruhan pasien positif Covid-19 sebanyak 11 orang dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh, sementara sisanya 10 orang masih dalam perawatan. Kemudian, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah 6 kasus baru. Rinciannya, dari jumlah keseluruhan 10 PDP, 1 orang meninggal dan 9 orang masih dalam pengawasan.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari jumlah keseluruhan sebanyak 452 orang, 385 orang di antaranya telah dinyatakan selesai penanganan dan sisanya 67 masih dalam pemantauan.

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru