SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur bertambah secara drastis. Tercatat, Selasa (19/05/2020) sore, terdapat penambahan 6 orang positif terinfeksi virus Covid-19, dari sebelumnya sebanyak 5 orang. Anehnya di sejumlah lokasi termasuk pusat perbelanjaan terpantau ramai.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh suarabangsa.co.id, bahwa di pasar Srimangunan dan pusat-pusat pertokoan beraktivitas seperti biasa. Bahkan kendaraan banyak lalu lalang. Ada warga menggunakan masker. Ada juga tidak. Bahkan banyak toko tidak menyiapkan tempat cuci tangan seperti imbauan pemerintah.
Di pasar Srimangunan seperti tidak ada wabah Covid-19. Penjual banyak yang tidak menggunakan masker. Tidak hanya itu masyarakat yang masuk di pasar tidak diwajibkan mencuci tangan. Aktivitas kendaraan pun terpantau padat.
Muhammad Iqbal (38), salah satu warga Sampang mengaku heran dengan situasi ini. “Pasien positif bertambah banyak, sementara masyarakat tidak ada kesadaran. Tetap beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya.
Dia mengusulkan pemerintah bertindak tegas. Semua masyarakat yang beraktivitas di luar rumah wajib pakai masker. “Pertokoan juga harus diberikan instruksi tidak menerima pembeli kalau tidak menggunakan masker. Begitu juga di pasar tradisional. Dengan begitu warga akan disiplin dengan sendirinya,” tandasnya.
Untuk diketahui, total keseluruhan pasien positif Covid-19 sebanyak 11 orang dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh, sementara sisanya 10 orang masih dalam perawatan. Kemudian, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah 6 kasus baru. Rinciannya, dari jumlah keseluruhan 10 PDP, 1 orang meninggal dan 9 orang masih dalam pengawasan.
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari jumlah keseluruhan sebanyak 452 orang, 385 orang di antaranya telah dinyatakan selesai penanganan dan sisanya 67 masih dalam pemantauan.

















