Sesuai Kebijakan Kemenkes, RSUD dr Mohammad Zyn Turunkan Harga Tes PCR Menjadi Rp 235 Ribu

- Admin

Kamis, 28 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, telah menurunkan biaya tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Penurunan harga ini, sesuai anjuran pemerintah untuk mempercepat proses testing, tracing dan treatment (3T) dalam hal penelusuran kasus penyebaran COVID-19.

Direktur RSUD dr Mohammad Zyn dr Agus Akhmadi dikonfirmasi melalui Humas RSUD Siti Fatimatus Suhriyah membenarkan jika tarif swab PCR di RSUD Moh Zyn sudah menyesuaikan arahan pusat.

“Kita sudah menyesuaikan harga PCR dengan surat edaran yang diturunkan oleh Kemenkes beberapa waktu lalu,” kata dia saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via telepon selulernya, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga:  Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Dia menambahkan, bahwa tarif batas tes PCR ini telah mulai diberlakukan setelah pemerintah resmi menetapkan batas tarif tersebut.

“Ini adalah regulasi yang harus dijalankan sehingga kami juga menyesuaikan dengan adanya regulasi itu,” imbuhnya.

Menurut dia, sebelum ada regulasi terbaru harga tes PCR di RSUD Moh Zyn sebesar Rp 450 ribu bagi masyarakat secara mandiri, kini harganya pun sudah menyesuaikan jadi Rp 235 ribu.

“Kalau untuk harga PCR Drivethru Rp 250, PCR Homecare Rp 275, Swab antigen RS Rp 95, Swab antigen Drivethru Rp 95 dan Swab antigen Homecare Rp 120. Tergantung dari permintaan pasien,” urainya.

Baca Juga:  Bupati Busyro Berharap Libatkan Masyarakat Dalam Pembentukan BPD

Dia pun menegaskan bahwa batas durasi dari pemeriksaan Swab PCR ini kurang lebih sekitar 1×24 jam. Untuk Swab antigen antara 30 hingga 60 menit. Ia berharap, agar penurunan harga tes PCR ini dapat memberikan pelayanan yang maksimal.

“24 jam atau satu hari setelah pasien melakukan tes swab PCR. Harapannya agar pelayanan bisa lebih cepat dan lebih baik,” pungkas Fatim.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru